Bagikan:

YOGYAKARTA - Api abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kembali padam pada 30/01/2025 lalu. Cabang Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan segera lakukan pemeriksaan.

Api Abadi Mrapen pernah mengalami kondisi padam total pada September 2020 hingga April 2021 lalu. Hal ini dikarenakan adanya kebocoran aliran gas akibat adanya kegiatan penggalian sumur.

Dalam sejarahnya, Api Abadi Mrapen memiliki asal-usul yang menarik. Hal tersebut juga selaras dengan fungsi apinya yang sering digunakan untuk beberapa acara penting.

Dikutip dari situs resmi Bidang Pembinaan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Kemenparekraf, Pemerintah Kota Surakarta, dan Kemenpora, di bawah ini adalah ulasan mengenai Api Abadi Mrapen.

Sejarah Api Abadi Mrapen

Asal usul Api Abadi Mrapen bermula dari runtuhnya Kerajaan Majapahit pada tahun 1524. Selanjutnya, Kerajaan Demak menjadi penguasa tunggal dengan status kerajaan Islam di Jawa.

Selaku Raja Kerajaan Demak saat itu, Raden Patah ingin menjadikan Kota Demak sebagai pusat pemerintahan, pusat perdagangan, dan penyebaran agama Islam ke seluruh Jawa. Oleh sebab itu, sebagai lambang negara Islam didirikanlah sebuah Masjid Agung di Demak.

Pembangunan Masjid Agung Demak menggunakan serambi yang sebelumnya merupakan pendapa Majapahit. Pendapa Majapahit dibawa ke Demak oleh pasukan yang dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga.

Dalam perjalanan membawa pendapa Majapahit, pasukan merasa kelelahan dan beristirahat ketika tiba di Mrapen. Namun, karena tidak tersedia air minum di lokasi istirahat tersebut, Sunan Kalijaga pun bersemedi dan berdoa kepada Tuhan agar diberi air untuk pasukannya.

Setelah bersemedi, Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke tanah dan kemudian dicabut. Namun, ketika dicabut bukan air yang muncul melainkan api yang tidak dapat padam. Tempat munculnya api itulah yang hingga kini kita kenal sebagai lokasi Api Abadi Mrapen.

Di Mana Lokasi Api Abadi Mrapen?

Api Abadi Mrapen berlokasi di Mrapi, Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Api Abadi Mrapen menjadi salah satu wisata unggulan di kabupaten Grobogan.

Bagi Anda yang ingin menuju ke Api Abadi Mrapen dari pusat Kota Purwodadi, maka akan menempuh jarak kurang lebih 27 kilometer. Akses menuju tempat wisata ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi roda dua ataupun roda empat.

Pengunjung harus membayar tiket masuk yang harganya hanya Rp3.000 saja per orang. Selanjutnya diwajibkan juga membayar biaya parkir Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Pengunjung dapat berkunjung setiap hari selama 24 jam.

Fungsi Api Abadi Mrapen

Api yang berasal dari Api Abadi Mrapen sering digunakan untuk beberapa acara penting dan bersejarah. Di bawah ini adalah beberapa acara penting yang pernah menggunakan Api Abadi Mrapen:

Pesta Olahraga Internasional Ganefo 1963

Pesta Olahraga Internasional Ganefo adalah pesta olahraga tandingan Olimpiade yang saat itu diinisiasi oleh Presiden Soekarno. Ganefo sendiri singkatan dari Games of the New Emerging Forces.

Ganefo pertama kali dilaksanakan di Jakarta pada 10 November 1963. Api yang dimanfaatkan dalam upacara pembukaan Ganefo ini menggunakan api yang berasal dari Api Abadi Mrapen.

Pekan Olahraga Nasional (PON)

Dalam penyelenggaraan PON X 1981 dan PON XIV 1996, api untuk upacara pembukaan memanfaatkan sumber dari Api Abadi Mrapen.

SEA Games 2011

Dalam gelaran Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-26 tahun 2011, api untuk upacara pembukaannya menggunakan sumber dari Api Abadi Mrapen. SEA Games dalam edisi ini diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Asian Games dan Asian Para Games 2018

Asian Games untuk edisi ke 18 ini digelar di Jakarta dan Palembang. Api Abadi Mrapen difungsikan sebagai sumber api untuk pelaksanaan upacara pembukaan pada edisi tersebut.

ASEAN Para Games 2022

ASEAN Para Games 2022 yang digelar di Kota Surakarta ini memanfaatkan sumber api untuk upacara pembukaannya dari Api Abadi Mrapen.

Perayaan Hari Trisuci Waisak

Dalam rangkaian acara perayaan Hari Trisuci Waisak juga dilakukan pengambilan sumber api yang berasal dari Api Abadi Mrapen.

Demikian ulasan tentang Api Abadi Mrapen. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.