YOGYAKARTA – Banyak di antara kita yang bertanya, apakah ikan sapu-sapu boleh dimakan? Di masyarakat, jenis ikan ini dikenal sebagai ikan pembersih akuarium. Meski begitu, ikan sapu-sapu dapat dnegan mudah ditemukan di perairan tawar dangkal seperti sungai, selokan, dan danau.
Karena populasinya melimpah, ikan sapu-sapu sering ditangkap untuk dijadikan sebagai bahan konsumsi alternatif, pakan ternak, hingga bahan kerajinan kulit.
Lantas, apakah ikan sapu-sapu aman dikonsumsi? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan dalam artikel di bawah ini.
Apakah Ikan Sapu-Sapu Boleh Dimakan?
Ikan sapu-sapu (Glyptoperichthys gibbiceps) yang juga dikenal sebagai “ikan pembersih” merupakan spesies invasif yang hidup di perairan umum (sungai, danau, rawa, waduk, embung, dan lain-lain), dikutip dari laman diskan.hulusungaiselatankab.go.id.
Ikan sapu-sapu hidup dengan memakan lumut (alga) yang menempel pada permukaan batuan atau tanaman di dasar perairan.
Selain itu, jenis ikan ini juga mengonsumsi detritus, sisa-sisa organik, sampah organik, serta mikroorganisme yang ditemukan di tempatnya.
Secara biologis, ikan sapu-sapu tidak mengandung racun alami yang berbahaya bagi manusia. Artinya, ikan ini pada dasarnya boleh dimakan. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah habitat hidupnya.
Ikan sapu-sapu dikenal mampu bertahan di perairan kotor dan tercemar, bahkan di lingkungan dengan kadar limbah tinggi.
Karena hidup di perairan tersebut, ikan sapu-sapu berisiko mengandung logam berat, seperti merkuri yang berbahaya jika dikonsumsi manusia.
Jika ikan ditangkap dari sungai atau selokan yang tercemar, maka potensi bahayanya meningkat.
Lebih lanjut, keamanan konsumsi ikan sapu-sapu juga terkait dengan kemungkinan adanya parasit dan bakteri. Untuk itu, ikan harus dimasak dengan metode yang benar agar dapat membunuh pathogen yang mungkin ada.
Metode memasak yang benar, termasuk menggoreng, memanggang atau merebus ikan hingga matang, akan memastikan bahwa ikan sapu-sapu aman dikonsumsi.
BACA JUGA:
Bagaimana Cara Mengolah Ikan Sapu-Sapu?
Pengolahan ikan sapu-sapu membutuhkan perlakuan khusus karena bagian tubuhnya yang keras serta dipenuhi duri. Tahap pembersihan harus dilakukan secara teliti agar duri dan bagian tubuh yang sulit diolah dapat dihilangkan dengan baik. Setelah bersih, daging ikan bisa diolah sesuai preferensi, misalnya dengan cara digoreng atau dipanggang menggunakan bumbu yang kaya rasa untuk memperbaiki cita rasa dan teksturnya.
Daging ikan sapu-sapu memiliki karakteristik yang cukup keras dan rendah lemak, sehingga berbeda dari jenis ikan yang lazim dikonsumsi. Cita rasanya juga cenderung unik dengan aroma tanah yang cukup kuat, sehingga tidak semua orang menyukainya. Meski demikian, penggunaan bumbu yang tepat dapat mengurangi rasa tersebut. Penambahan rempah-rempah serta proses marinasi mampu menutupi aroma khas ikan sapu-sapu dan membuatnya lebih lezat saat disantap.
Demikian penjelasan apakah ikan sapu-sapu boleh dimakan. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.