JAKARTA - Pihak Icel alias Friceilda Prillea, melalui kuasa hukumnya, Santo Nababan, memberikan bantahan keras terhadap klaim yang dilontarkan oleh kubu Anrez Adelio.
Mereka menepis narasi bahwa Anrez telah menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan sebelum kasus ini mencuat.
"Ya kalau ada itikad baik gak mungkin sampai laporan itu kan sih Bang?" ujar Santo Nababan di Polda Metro Jaya, Selasa, 6 Januari.
Menurutnya, bila memang ada upaya penyelesaian yang serius, maka kliennya tidak akan sampai harus menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi.
"Sampai LP itu terjadi kan nggak ada," tegasnya.
Ia juga menantang pihak Anrez untuk membuktikan dengan siapa mereka berkomunikasi.
"Siapa yang dihubungi? Siapa yang dia komunikasikan? Gitu loh," katanya.
Pihak Icel merasa bahwa komunikasi telah terputus dan tidak ada upaya nyata dari pihak Anrez untuk bertanggung jawab.
BACA JUGA:
"Ya bukan cuma terputus emang nggak ada komunikasi," sanggahnya.
Terkait adanya pertemuan yang disebut-sebut telah menghasilkan kesepakatan, Santo juga membantahnya.
"Katanya, nggak ada kesepakatan. Kesepakatan apa? Kalau ada kesepakatan kan ada hitam di atas putih kan," jelasnya.
Semua klaim dari pihak Anrez diminta untuk dibuktikan langsung di hadapan penyidik Polda Metro Jaya.
"Silakan aja sampaikan ke penyidik. Itu udah di ranah penyidik Bang," ujarnya.