YOGYAKARTA – Dalam ajaran agama Islam, takabur adalah salah satu penyakit hati yang harus dihindari. Sifat itu memiliki dampak buruk karena bisa mempengaruhi perilaku seseorang, bahkan bisa menjurus pada perbuatan tercela dan berdosa. Cara menghindari sifat takabur sebenarnya sangat mudah, salah satunya dengan berdoa.
Cara Menghindari Sifat Takabur
Dalam karya ilmiah berjudul Cara Mendiagnosa Penyakit Ujub dan Takabur yang ditulis oleh Ulfa Dj. Nurkamiden (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Tadbir: 2016), dijelaskan bahwa takabur adalah berbangga diri. Pemilik sifat takabur biasanya akan memandang dirinya lebih unggul dibanding orang lain.
Kekaguman pada diri sendiri itu muncul karena sifat sombong dan angkuh yang dimiliki. Adanya sifat tercela itu kemudian memandang orang lain dengan rendah. Tak heran jika sifat takabur jadi salah satu yang dibenci dalam agama Islam.
Dalam kacamata Islam, ada banyak cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari sifat takabur yakni sebagai berikut.
- Terapkan sifat rendah hati
Rendah hati adalah sifat terpuji yang dapat menyelamatkan seseorang dari sifat takabur. Seseorang yang memiliki sifat rendah hati menyadari bahwa segala kebaikan, keunggulan, atau kepintaran yang dimiliki tidak lantas menjadikannya sebagai orang yang hebat. Sifat ini menekankan kepada diri sendiri agar tetap sederhana dan memilih menghindari kesombongan.
BACA JUGA:
- Sadari bahwa semua adalah anugerah dari Allah
Perasaan takabur kerap kali muncul lantaran seseorang percaya bahwa pencapaian yang dimiliki adalah berkat kehebatan diri sendiri. Untuk menghindari sikap takabur tersebut selalu tanamkan dalam diri bahwa segala pencapaian adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Sadari pula bahwa tanpa izin-Nya, kita tidak akan mendapatkan apa-apa.
- Introspeksi diri
Introspeksi adalah perbuatan terpuji. Perbuatan ini dilakukan untuk mencari kelehaman dan keburukan yang ada dalam diri. Seseorang yang pandai introspeksi akan lebih rendah hati. Biasanya orang tersebut lebih malu untuk berbuat sombong.
- Jangan memandang rendah orang lain
Memandang rendah orang lain bisa dilakukan oleh siapa saja. Perilaku tersebut datang dari sifat sombong hingga berujung pada perilaku takabur. Pada dasarnya membicarakan sifat buruk orang lain adalah perbuatan tercela, apalagi perbuatan tersebut dilakukan untuk merendahkan sesama manusia.
- Selalu belajar agar lebih bijaksana
Kebijaksanaan bisa datang dari proses belajar tanpa heti. Belajar membantu meningkatkan derajat sekaligus memupuk sifat bijaksana seseorang.
Doa Agar Terhindar dari Sifat Takabur
Dilansir dari website resmi Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, berikut ini doa agar terhindar dari sifat takabur, diambil dari buku Risalah Doa dan Sholawat karya KH. Achmad Chalwani.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِي صَبُورًا ، وَاجْعَلْنِي شَكُورًا ، وَاجْعَلْنِي فِي عَيْنِي صَغِيْرًا ، وَفِي أَعْيُنِ النَّاسِ كَبِيْرًا
Allāhumma ja‘alnī ṣabūran,wa‑ja‘alnī syākūran,wa‑ja‘alnī fī ‘aynī ṣaghīran,wa‑fī a‘yūni al‑nāsi kabīran.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah aku orang yang pandai sabar menerima cobaan-Mu, bersyukur kepada-Mu. Ya Allah, jadikanlah aku kecil dalam pandanganku sendiri, tetapi besar dalam pandangan orang lain.”
Itulah beberapa cara menghindari sifat takabur. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.