JAKARTA - Dunia kecantikan selalu kedatangan tren baru yang mencuri perhatian, terutama para beauty enthusiast. Seperti yang kini ramai dibicarakan adalah tren makeup low dan high visual.
Low dan high visual adalah istilah tren kecantikan untuk mengkategorikan tipe wajah berdasarkan fiturnya yang menonjol, untuk menentukan gaya makeup yang cocok.
Makeup artist Sissy Sosro mengatakan bahwa low visual berupa fitur ajah yang lembut, tidak terlalu menonjol. Jenis makeup yang cocok untuk low visual adalah yang soft, natural, minimalis, clean girl, atau lebih ringan seperti makeup igari.
“Untuk low visal, fitur wajahnya lebih lembut sehingga look seperti clean girl atau igari lebih masuk,” kata Sissy Sosro, saat ditemui di SCBD, Jakarta, ditulis pada Kamis, 11 Desember 2025.
BACA JUGA:
Sementara high visual memiliki ciri-ciri berupa fitur wajah yang tegas dan menonjol. Bagian-bagian wajahnya juga memiliki kontras tinggi, seperti mata besar, tulang pipi tinggi, bibir penuh, hingga rahang yang tegas.
Untuk high visual direkomendasikan tampilan makeup yang bold, dramatis, glamor, hingga menggunakan kontur tajam. Salah satu jenis makeup untuk high visual adalah makeup Latina.
“Sementara high visual, dengan mata lebih besar atau fitur lebih kuat, cocok memakai Latina makeup atau gaya yang lebih tebal,” tuturnya.
Bagi Anda yang masih bingung mengenai fitur wajah berupa high atau low visual, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengetahuinya.
- Tes kontras dengan menggunakan filter di media sosial. Jika wajah terlihat jelas pada kontras +100, Anda high visual, dan jika kontras -100, maka Anda low visual.
- Perhatikan apakah mata, hidung, tulang pipi, dan bibir Anda menonjol atau lebih menyatu dengan bentuk wajah secara keseluruhan.
- Pahami bobot visual wajah agar bisa memiliki teknik makeup yang memang cocok, low atau high visual.