JAKARTA - Di balik perundungan yang ia alami, Dewi Perssik mencium adanya kejanggalan yang mengarah pada serangan terorganisir. Ia menduga ada pihak yang sengaja menyewa buzzer untuk menyerangnya secara masif.
Kecurigaan ini muncul setelah ia mengamati pola serangan yang terjadi. Menurutnya, akun-akun yang menyerangnya bergerak sangat kompak dengan narasi yang seragam.
"Itu kompak banget loh. Dan, dan caption-nya sama," ungkap Dewi Perssik di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 26 November.
Hal ini membuatnya yakin bahwa ada dalang di balik semua ini.
Ia juga menegaskan bahwa akun-akun yang dilaporkan bukanlah akun bodong atau palsu. Akun-akun tersebut justru memiliki banyak pengikut, yang membuat penyebaran berita bohong menjadi lebih masif.
BACA JUGA:
Pihak kuasa hukumnya pun memiliki pandangan yang sama setelah melihat bukti yang ada. "Beliau-beliaunya bilang sih, ini kayak karena caption-nya sama, beritanya sama. Jadi kayak buzzer yang memang disuruh," jelasnya.
Saat ditanya mengenai tujuan dari serangan ini, Dewi Perssik enggan berspekulasi lebih jauh. Namun, ia meyakini bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan dan tidak akan tertukar.
Terlepas dari siapa dalangnya, Dewi Perssik menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas. Ia fokus pada prinsipnya untuk tidak membiarkan perundungan dinormalisasi di ruang digital.