JAKARTA - Pergi ke pusat perbelanjaan tidak melulu untuk sekedar berbelanja kebutuhan sehari-hari ataupun pemenuhan sandang. Tetapi belakangan, menjadi bagian dari gaya hidup kaum urban yang menginginkan ruang bersantai, atau sekedar bersenda gurau dengan kerabat dekat.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kini mall atau pusat perbelanjaan berevolusi menjadi pusat lifestyle dan entertainment, tempat orang bersantai, bersosialisasi, sekaligus menikmati suasana kota.
"Masyarakat kini mencari pengalaman yang lebih menyeluruh, bukan hanya sekedar berbelanja, tapi juga menikmati ruang yang hidup, sehat dan terbuka," jelas Adri Rahadian H., IAI, Director Anggara Architeam.
Maka tak heran, faktor hiburan kini tercatat sebagai daya tarik sebesar 31.6 persen untuk menarik pengunjung mall. Saat inilah, dimanfaatkan oleh pengelola mall untuk mengemas berbagai ruang bersosialiasi dengan konsep-konsep menarik.
BACA JUGA:
Menurut Adri, salah satu yang menarik perhatian adalah Alfresco Dining, yakni gaya makan dan bersantai di ruang terbuka yang hijau dan nyaman. Sebenarnya, konsep ini berasal dari Italia dan Eropa. Di sana budaya aktivitas makan dilakukan di ruang terbuka yang menyatu dengan udara segar dan lanskap alami.
"Sementara di Indonesia, tren ini semakin kuat pasca-pandemi, saat masyarakat mulai mengutamakan ruang sehat berventilasi baik,"kata Adri.
Jadi Standar Baru di Mall Modern
Karena mengusung konsep terbuka inilah, standar ruang makan berubah bukan lagi sekedar restoran atau fasilitas tambahan, melainkan standar baru di mall-mall modern. Sementara, elemen penting dalam desain ini adanya pohon besar, kanopi dan water feature seperti kolam reflektif untuk pengaturan suhu.
Ruang semi outdoor ini juga didukung shaded area untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung, serta sistem drainase yang baik agar bebas genangan.
"Tak kalah penting, pendekatan biophilic design turut diterapkan, yaitu strategi arsitektur yang mengintegrasikan unsur alam, cahaya, air, udara, dan vegetasi, untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif," kata Adri.
Salah satu pusat perbelanjaan yang menerapkan konsep Alfresco Dining adalah mall - mall besutan Summarecon. Sejak awal, salah satu perusahaan retail dan properti ini, sebenarnya sudah memperkenalkan konsep makan terbuka melalui Gading Food City di Kelapa Gading. Kemudian terus dikembangkan ke The Downtown Walk di Summarecon Mall Serpong (SMS) pada tahun 2007. Kini konsep ini juga sudah dihadirkan di Summarecon Mall Bekasi dan Summarecon Mall Bandung.
Area The Downtown Walk menawarkan pengalaman kuliner dan hiburan di ruang terbuka yang hidup. Area ini dirancang dengan dua sisi tenant yang saling berhadapan, menciptakan suasana streetwalk vibes.
"Memang ini favorit sih, ada dua area panggung di luar, menyatu dengan area makan, nongkrong, jadi kami bisa menikmati makanan dari berbagai restoran dan kafe, sambil ditemani live music setiap hari," ujar Sherly, salah seorang pengunjung mall.
Lalu, meski suasananya terbuka, Sherly paling suka bila hujan turun rintik-rintik, jatuh di kolam-kolam yang ada di tengah area taman. Perpaduan hawa sejuk dan rintik hujan bisa membuatnya healing sejenak dari sesaknya rutinitas harian.
Dalam usianya yang ke-50, Summarecon konsisten menghadirkan inovasi di setiap proyeknya. Dari kawasan residensial, bisnis, hingga pusat lifestyle dan entertainment, semuanya berfokus pada pengalaman manusia dan keberlanjutan lingkungan.