YOGYAKARTA – Di dalam mata pelajaran agama Islam tingkat Sekolah Dasar (SD), ada banyak pertanyaan yang diajukan untuk siswa agar mengenal Allah SWT. Salah satu pertanyaannya adalah mengapa Allah Itu As-Sami? Sebutkan bukti-buktinya. Pertanyaan itu bisa dijawab namun siswa harus memahami lebih dulu apa itu As Sami.
As Sami adalah salah satu sifat Allah SWT yang terangkum dalam 99 Asmaul Husna (nama-nama yang baik) urutan ke-26. As Sami sendiri artinya adalah Maha Mendengar. Sifat tersebut mengukuhkan bahwa Allah SWT mampu mendengar suara makhluknya bahkan yang paling halus sekalipun. As Sami jadi salah satu nama Asmaul Husna yang sering dilantunkan.
Allah SWT tak melewatkan sedikitpun suara makhluknya, terutama jika suara tersebut berupa doa. Adanya sifat tersebut bukan tanpa alasan. Lalu mengapa Allah itu As Sami? Simak artikel berikut ini.
Mengapa Allah Itu As-Sami?
Alasan mengapa Allah memiliki sifat As Sami adalah karena alam dan isinya, termasuk manusia, adalah ciptaan-Nya. Seluruh makhluk khususnya manusia akan berdoa memohon sesuatu kepada Allah. Bahkan manusia diminta untuk memanjatkan doanya kepada Allah untuk meminta apapun.
Allah SWT juga selalu mendengar bisikan paling lirih dari hati hambanya yang bersujud kepadanya terutama di sepertiga malam.
Bukti Allah Memiliki Sifat As-Sami
Bukti Allah SWT memiliki sifat As Sami tercantum dalam berbagai surat yang ada di Alquran. Bahkan, di Alquran sifat Allah tersebut disebutkan di 50 tempat, demikian dijelaskan dalam buku berjudul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Beberapa ayat yang membuktikan bahwa Allah SWT bersifat Maha Mendengar adalah sebagai berikut.
- Alquran Surat Al An’am Ayat 13
وَلَهٗ مَا سَكَنَ فِى الَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۗوَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Artinya:
“Dan milik-Nyalah segala apa yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
- Alquran Surat Ali ‘Imran Ayat 38
هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهٗ ۚ قَالَ رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۚ اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاۤءِ - ٣٨
Artinya:
“Di sanalah Zakaria berdoa kepada Tuhannya. Dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”
- Alquran Surat Al Baqarah Ayat 127
وَاِذْ يَرْفَعُ اِبْرٰهٖمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَاِسْمٰعِيْلُۗ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ - ١٢٧
Artinya:
“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail, (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
- Alquran Surat An-Nisa’ Ayat 134
وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا بَصِيرًا
Artinya:
“Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja (maka ia merugi), karena di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”
- Alquran Surat Asy Syura Ayat 11
لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya:
“Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.”
BACA JUGA:
Itulah informasi terkait mengapa Allah itu As-Sami dan bukti-buktinya. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.