JAKARTA - Perpaduan antara teknologi dan budaya semakin sering hadir dalam keseharian kita. Di tengah dominasi perangkat digital yang serba modern, muncul upaya untuk menghadirkan sentuhan lokal mengingatkan bahwa inovasi tak selalu harus kehilangan akar tradisi.
Salah satu kolaborasi menarik datang dari Didiet Maulana, desainer yang dikenal lewat eksplorasinya terhadap tenun ikat dan kain tradisional Indonesia.
Dalam kesempatan preorder iPhone 17 Series di Indonesia, Didiet menghadirkan karya yang berbeda dari biasanya: sebuah iPhone pouch edisi khusus yang memadukan nilai estetika, fungsi, dan kearifan lokal.
Melalui detail dan pilihan materialnya, Didiet mencoba menerjemahkan filosofi tenun ke dalam bentuk yang lebih modern sebuah refleksi bahwa teknologi pun bisa menjadi medium ekspresi budaya.
"Saya ingin menghadirkan sesuatu yang bukan hanya cantik dipandang, tapi juga membawa makna bahwa di balik setiap produk modern, ada ruang untuk cerita budaya kita,” ujarnya dalam keterangan resminya kepada VOI.
Karya ini menjadi bagian dari pengalaman preorder iPhone 17 Series Digimap yang tersedia secara terbatas. Adapun cara untuk mendapatkan iPhone pouch edisi terbatas ini, konsumen harus mendatangi sejumlah gerai pilihan seperti Grand Indonesia, PIM 3, Plaza Senayan, hingga Mall Bali Galeria.
BACA JUGA:
Lebih dari sekadar aksesori, pouch ini menjadi simbol bagaimana fesyen dan teknologi kini berjalan beriringan dalam membentuk gaya hidup kontemporer.
"Berkolaborasi dengan Didiet Maulana, desainer terkemuka Indonesia, iPhone pouch ini akan menjadi hadiah spesial untuk costumer yang sudah pre-order iPhone 17 series," tulis Digimap dalam keterangannya.
Melalui kolaborasi ini, teknologi tidak lagi berdiri sendiri. Ia hadir sebagai bagian dari perjalanan budaya, menyatu dalam keseharian, dan dalam cara kita mengekspresikan diri.