Bagikan:

JAKARTA - Eksplorasi horor semakin variatif dengan hadirnya film Good Boy karya sutradara Ben Leonberg. Alih-alih menggunakan manusia, sudut pandang pemeran utama dalam film ini dilakukan oleh seekor anjing.

Film Good Boy menceritakan Indy, seekor anjing yang pindah ke sebuah pedesaan bersamaan pemiliknya, Todd (Shane Jensen). Kakak Todd menduga rumah bekas tempat tinggal nenek mereka itu berpenghuni, namun Todd tetap bersikeras tinggal di sana hingga Indy merasakan berbagai hal yang janggal.

Pemilihan anjing sebagai pemeran utama memang bukan hal yang biasa, oleh karena itu prosesnya sangat menantang bagai bekerja dengan anak kecil.

“Dia (Indy) hanya bisa bekerja satu atau dua jam sehari,” kata Ben Leonberg kepada TODAY USA.

“Waktu kami adalah sumber paling berharga, rasanya seperti bekerja dengan anak kecil. Pembuat film selalu berkata “Jangan bekerja dengan anak kecil atau binatang” dan sebagian dari alasannya karena setelah mereka selesai, mereka selesai,” katanya.

Proses produksi ini dilakukan sejak pandemi COVID-19 yang mana mereka mulai mengerjakan film di sebuah rumah di Morristown, New Jersey. Leonberg tidak menggunakan CGI atau teknis apa pun untuk mengarahkan akting Indy, anjing yang memerankan nama yang sama.

“Sorotan dari dekat untuk Indy selalu mengambil usaha dan keliru dan percobaan tapi melihatnya berkeliling rumah, terkadang itu lebih mudah,” kata Leonberg.

“Kami menyebarkan remah-remah makanannya agar dia mengikutinya agar kami mendapat titik untuk mengontrol dari titik A ke titik B,” jelasnya.

Film Good Boy menjadi salah satu film kejutan yang tayang eksklusif di Jakarta World Cinema (JWC) 2025. Kini, film Good Boy akan segera tayang reguler di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2025.