JAKARTA - Anak dari mendiang aktor Robin Williams, Zelda Williams bicara mengenai banyaknya video artificial intelligence (AI) yang menggunakan wajah sang ayah. Sutradara Lisa Frankenstein itu meminta publik untuk berhenti mengirimkan video edit semacamnya.
“Tolong, berhenti mengirim saya video AI ayah saya. Berhenti percaya kalau saya ingin melihatnya atau saya akan mengerti, saya tidak dan tidak mau,” tulis Zelda Williams melalui Instagram Story-nya.
“Jika kalian ingin menipu saya, saya sudah melihat yang lebih buruk. Saya akan hentikan dan melewatinya tapi tolong, kalau kalian punya kesadaran, tolong berhenti lakukan ini ke dia dan saya, untuk semua orang, tolong berhenti. Ini bodoh, buang-buang waktu dan energi dan percaya, ini bukan sesuatu yang dia inginkan,” katanya.
Menurutnya, orang-orang yang membuat video AI seperti itu bukan orang yang menghargai seni dan memilih proses yang instan.
“Kalian tidak membuat karya seni, kalian membuatnya menjijikan, seperti hotdog yang melewati proses berlebihan, di luar dari seni dan musik dan mendorongnya untuk tenggorokan orang lain dan berharap mereka akan memberi kalian apresiasi dan menyukai. Menjijikan,” lanjut Zelda.
BACA JUGA:
“Dan untuk SEGALANYA, tolong berhenti bilang ini masa depan. AI cuma daur ulang masa lalu untuk dikonsumsi lagi. Kalian mengambil konten Human Centipede dan dari akhir akhir garis, sementara semua orang tertawa, terus mengonsumsinya,” kata Zelda.
Ini bukan pertama kalinya, Zelda mengecam editan AI mengenai sang Robin Williams. Pada tahun 2023, ia merespons pernyataan organisasi SAG-AFTRA yang mengecam penggunaan AI.
“Saya menyaksikan bertahun-tahun bagaimana orang-orang melatih model untuk membuat aktor yang tidak bisa memberi izin, seperti ayah. Bukan teoritis tapi ini benar-benar terjadi. Saya sudah mendengar AI menggunakan suara dia untuk berkata apa pun yang orang ingin dengarkan dan saya rasa itu mengganggu,” kata Zelda.
“Aktor yang masih hidup layak dapat kesempatan untuk membuat karakter dengan suara, mengisi suara animasi, untuk memberi usaha kemanusiaan dan waktu demi penampilan mereka,” katanya.