Bagikan:

JAKARTA - Asia Tenggara semakin populer sebagai kawasan wisata dengan beragam destinasi yang mudah dijangkau dalam waktu singkat. Mulai dari wisata kuliner di Vietnam, pantai tropis Filipina, hingga warisan budaya di Indonesia, konektivitas pada transportasi udara tentunya berperan besar dalam mendukung mobilitas wisatawan lintas negara di kawasan ASEAN.

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Asia Tenggara kini punya pilihan baru. Maskapai seperti Vietjet misalnya yang baru saja mengumumkan pembukaan rute langsung dari Ho Chi Minh City menuju Manila, yang mulai beroperasi pada 22 November 2025. Penerbangan ini akan tersedia lima kali pulang-pergi setiap pekan.

Rute baru tersebut menghubungkan dua kota penting di kawasan: Ho Chi Minh City yang dikenal sebagai pusat kuliner dan budaya Vietnam, serta Manila, ibu kota Filipina dengan pesona sejarah kolonial, musik, hingga kehidupan malamnya yang semarak.

Hadirnya rute baru ini akan memberikan akses lebih luas ke salah satu koridor paling dinamis di Asia Tenggara. Selain Manila, maskapai yang satu ini juga memperluas jaringannya ke beberapa destinasi wisata lain di kawasan Asia, termasuk ke Tiongkok, India, hingga Jepang.

Sementara itu, bagi wisatawan Indonesia, maskapai ini sudah melayani empat rute langsung, seperti Bali–Ho Chi Minh City, Bali–Hanoi, Jakarta–Ho Chi Minh City, dan Jakarta–Hanoi, yang kini semakin terkoneksi dengan Filipina.

Menurut keterangan resminya, Vietjet mencatat kinerja positif pada semester pertama 2025. Sepanjang periode tersebut, lebih dari 14 juta penumpang bepergian dengan 79 ribu penerbangan, angka yang mencerminkan semakin tingginya mobilitas wisata dan perjalanan lintas negara di kawasan Asia Tenggara. Dari sisi keuangan, maskapai ini juga membukukan pendapatan angkutan udara sebesar VND35,6 triliun (sekitar Rp20,6 triliun) dengan laba sebelum pajak mendekati VND1,6 triliun (sekitar Rp929 miliar).

Sepanjang tahun ini pun maskapai asal Vietnam tersebut juga meraih sejumlah penghargaan, termasuk predikat World’s Best Ultra Low-Cost Carrier dari AirlineRatings. Pencapaian ini sejalan dengan pertumbuhan jaringan penerbangan yang semakin luas, yang pada gilirannya turut mendukung konektivitas pariwisata di kawasan Asia maupun pasar global.