Bagikan:

YOGYAKARTA -Teks negosiasi menjadi salah satu materi pelajaran yang diberikan di bangku SMA kelas 10. Untuk selengkapnya, simak ulasan selengkapnya tentang teks negosiasi di bawah ini.

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas X oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, teks negosiasi adalah teks yang di dalamnya berisi interaksi sosial dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan antara dua pihak. Setiap pihak tersebut juga berhak terhadap hasil yang disepakati.

Oleh karena itu, tak jarang langkah negosiasi diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Negosiasi Menurut Ahli

Sebelum kita mengetahui apa yang dimaksud dengan teks negosiasi, sebaiknya kita pahami dulu maksud dari negosiasi. Pengertian negosiasi dinyatakan oleh beberapa ahli, seperti di bawah ini:

Menurut Mulyadi (2016: 147), negosiasi berasal dari kata dalam bahasa Inggris, ‘to negotiate‘, ‘to be negotiating‘ yang bermakna ‘merundingkan, mendiskusikan kemungkinan mengenai suatu kondisi, dan atau menawar’.

Adapun menurut Robbins (2003), negosiasi merupakan suatu proses yang di dalamnya terdapat dua atau lebih pihak yang sedang bertukar barang dan jasa, serta mengupayakan kesepakatan kerjasama tersebut.

Apa Tujuan dari Teks Negosiasi?

Jika kita tinjau dari pengertiannya, tujuan teks negosiasi yaitu untuk mencapai kesepakatan bersama antara dua belah pihak yang mempunyai kepentingan berbeda. Nah, teks negosiasi tidak hanya digunakan oleh penjual dan pembeli dalam menjalankan penawaran bisnis, tapi juga mencari solusi dari masalah yang dihadapi bersama.

Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Perlu Dipahami

Seperti jenis teks yang lain, teks negosiasi juga mempunyai karakteristik atau ciri yang membedakannya dengan teks-teks yang lain. Ciri-ciri teks negosiasi, antara lain:

  • Menghasilkan kesepakatan
  • Sarana untuk mencari penyelesaian
  • Mengarah pada tujuan praktis
  • Menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan
  • Memprioritaskan kepentingan bersama

Struktur Teks Negosiasi

Seperti teks yang lain, teks negosiasi juga mempunyai struktur yang harus kita perhatikan, khususnya ketika kita hendak membuat suatu teks negosiasi. Struktur teks negosiasi terdiri dari 6 bagian, antara lain orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaran, persetujuan, dan penutup. Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya:

  1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian awal dari teks negosiasi. Orientasi umumnya berisi salam atau sapa antara dua belah pihak.

  1. Permintaan

Selanjutnya, permintaan adalah bagian di mana satu/dua belah pihak mengungkapkan permasalahan. Permasalahan ini berupa keinginan yang hendak dicapai atau diselesaikan.

  1. Pemenuhan

Pemenuhan yaitu bagian di mana satu/dua belah pihak dapat memenuhi sebuah permintaan atau tidak.

  1. Penawaran

Langkah berikutnya, penawaran adalah bagian puncak negosiasi. Dalam hal ini, terjadi proses tawar menawar antara pihak satu dengan pihak lainnya untuk mendapatkan solusi atau kesepakatan bersama.

  1. Persetujuan

Persetujuan adalah tahap ketika pihak satu dan lainnya sepakat/setuju dengan keputusan hasil tawar menawar.

  1. Penutup

Tahap terakhir yaitu penutup, bagian yang menjadi penanda jika negosiasi sudah disepakati dan berakhir. Penutup juga umumnya berisi ucapan terima kasih dan salam.

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi Penawaran Produk

Orientasi

Penjual: "Halo, saya berniat menawarkan produk kepada Anda."

Calon pembeli: "Produk apa yang ingin ditawarkan?"

Penjual: "Produk ini berupa minyak herbal untuk kesehatan sendi dan otot. Kami menawarkan harga spesial kepada pelanggan baru sebesar Rp75 ribu per botol."

Permintaan

Calon pembeli: "Apakah ada diskon tambahan jika saya membeli lebih dari satu botol?"

Pemenuhan

Penjual: "Kami bisa memberikan diskon tambahan sebesar 10% jika Anda membeli 3 atau lebih botol."

Penawaran

Calon pembeli: "Apakah bisa diskonnya jadi 15%?"

Penjual: "Waduh, kalau diskonnya 15% tidak bisa. Maksimal diskon yang bisa kami berikan 12%. Bagaimana?"

Persetujuan

Calon pembeli: "Baik, akan saya pertimbangkan. Saya akan memberi konfirmasi pada Anda besok."

Penutup

Penjual: "Baik, kami tunggu kabarnya."

Calon Pembeli: " Baik, Mbak."

Demikianlah ulasan mengenai teks negosiasi beserta contohnya. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.