JAKARTA - Peniru Justin Bieber menipu salah satu klub di Las Vegas yang berujung dengan pelarangan untuk masuk ke klub seumur hidup.
Pada 16 Agustus lalu, seorang peniru Justin Bieber berhasil membajak set DJ Gryffin di klub The Wynn di Las Vegas dan membuat kerumunan percaya bahwa ia adalah Justin Bieber.
Melansir NME, peniru itu teridentifikasi sebagai Dylan Desclos yang tiba di klub dengan tim keamanan dan bodyguard. Hal itu membuat pihak klub percaya dan membiarkan dia menyanyikan beberapa lagu.
Pihak peniru kemudian menghubungi Gryffin untuk membajak panggungnya untuk menyanyikan salah satu lagu hitnya, Sorry. Kemudian, pihak kerumuman mulai menyadari bahwa sosok di atas panggung bukan Justin Bieber.
Pihak The Wynn merilis pernyataan resmi kepada Consequence menyatakan bahwa peniru itu sudah dikeluarkan dari klub setelah mengonfirmasi identitasnya.
Mereka juga menyebut peniru itu dilarang masuk ke klub untuk selama-lamanya karena kasus ini.
BACA JUGA:
“Peniru Justin Bieber diberi izin untuk masuk ke panggung XS. Ketika kekeliruan itu diketahui, ia langsung dikeluarkan dan ditolak masuk di masa mendatang,” kata pihak The Wynn.
DJ Gryffin juga mengunggah momen itu dengan menulis, “Biebergate2025. Yap, itu aku. Kalian pasti membayangkan bagaimana saya berada di situasi itu.”
Pada video lainnya, ia menulis, “Saya pikir dia akan menyanyikan Sorry, penonton sangat bersorak. Dan setelah 4 menit 27 detik terlihat seperti Justin Bieber, saya baru menyadari kabar buruknya.”
Gryffin yang keluar dari panggung sempat berpikir bahwa, “Saya sempat berpikir “Badannya terlihat lebih besar setelah dia merilis album.”
Justin Bieber merilis album kejutan berjudul SWAG berisi 21 trek yang dibuat bersama beberapa produser dan penyanyi. Pihak Bieber juga belum merespons insiden ini.