JAKARTA - Aktor sekaligus politisi Sahrul Gunawan membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan mengenai perjalanannya di dua dunia yang berbeda.
Setelah sempat fokus di dunia politik, ia kini kembali aktif di dunia hiburan dan menolak adanya pengkotak-kotakan antara profesi artis dan politisi.
Menurutnya, kembalinya ia ke dunia hiburan adalah sebuah keniscayaan, karena kedua dunia tersebut sebenarnya saling berkaitan.
"Jadi sebenarnya gimana ya dibilang comeback ya karena mana prioritas sih sebetulnya. Setelah aku masuk ke dunia politik, ternyata aku kurang setuju dengan pengkotak kotakan ini politik, ini artis gitu," ujar Sahrul Gunawan di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ia secara terbuka mengakui bahwa latar belakangnya sebagai seorang artis menjadi salah satu faktor yang membuatnya terpilih sebagai politisi. Ia bahkan sering menggunakan kemampuannya sebagai penghibur untuk mendekatkan diri dan membantu masyarakat.
"Ya aku sebagai politisi juga dipilih karena backgroundnya sebagai artis. Aku juga sering menghibur masyarakat, ya masyarakat dengan segala provlematika hidup yang untuk beras besok aja susah atau pada saat bencana alam," lanjutnya.
Secara spesifik, Sahrul menceritakan bagaimana ia sering melakukan trauma healing bagi korban bencana di Kabupaten Bandung dengan cara bernyanyi dan berinteraksi langsung. Ia sadar, penerimaan masyarakat tidak akan sama jika ia bukan seorang artis.
"Kabupaten Bandung kan rawan bencana alam juga ya, puting beliung, banjir, gempa, jadi aku sering trauma healing, aku nyanyi, datang, ada yang foto-foto, dengan adanya aku mereka happy, aku juga happy, senang karena kalau aku bukan artis mereka penerimaannya juga nggak seperti itu," beber Sahrul Gunawan.
BACA JUGA:
Meski menikmati perannya sebagai pejabat publik, Sahrul tidak menampik adanya idealisme yang mendorongnya untuk berbuat lebih. Hal inilah yang membuatnya sempat ikut dalam kontestasi Pilkada, meski takdir berkata lain.
"Ya kebahagiaan berbeda lah, ada satu sisi aku idealismenya juga ingin berbuat sesuatu makanya kemarin ikut di kontestasi pilkada, karena ingin membuat satu gebrakan yang nggak bisa aku lakukan, tapi qadarullah belum waktunya, ya untuk next nggak tahu juga sih, apakah eksekutif, apakah legislatif," jelasnya.
Satu periode menjabat telah memberinya banyak pelajaran. Ia menyadari bahwa berada di dalam pemerintahan memberinya kekuatan lebih besar untuk membantu masyarakat dibandingkan melalui yayasan pribadinya.
"Yang jelas satu periode ini sudah membuat aku cukup adaptif, dengan dunia itu. Karena itu bermanfaat, aku punya yayasan dengan scoop yayasan segitu gitunya ingim berbuat lebih kan nggak bisa," sambungnya.
"Tapi kalau dengan di pemerintahan dengan anggaran pemerintah kita bisa mendistribusikan anggaran untuk kebaikan masyarakat itu kan salah satu poin juga, dan saat ini its a real me as entertainer," pungkas Sahrul Gunawan.