YOGYAKARTA - Saat memutuskan membeli perabot baru, penting mempertimbangkan furnitur supaya investasi dekorasi rumah Anda lebih bijak dan awet. Banyak desainer interior mulai meninggalkan tren yang hanya tampak menarik sementara. Mereka berpandangan memilih kualitas, karakter, dan keberlanjutan. Berikut panduan yang membantu Anda membuat pilihan dekoratif yang tidak hanya stylish, tapi juga punya nilai jangka panjang.
1. Furnitur yang terlalu tren dan cepat usang
Desainer mulai menghindari perabot yang hanya mengikuti tren sesaat, seperti sofa melengkung berlebihan atau aksen neon. Meski menarik secara visual, gaya semacam ini cepat terlihat ketinggalan zaman. Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan furnitur dengan desain klasik, nyaman, dan tahan lama. Investasi pada kualitas lebih bijak ketimbang sekadar ikut tren.
2. Murah dan massal
Perabot yang diproduksi massal dengan harga murah memang menggoda, tetapi sering kali tidak awet dan akhirnya hanya menambah limbah. Desainer kini mendorong pembelian furnitur dari bahan yang berkualitas, tahan lama, dan dibuat dengan etika yang baik. Misalnya, menggunakan kayu daur ulang atau produk lokal yang mendukung pengrajin. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keberlanjutan.
3. Material palsu atau imitasi
Marmer plastik, kayu imitasi, atau tanaman artifisial yang terlihat murahan kini mulai ditinggalkan. Desainer lebih memilih material alami seperti batu alam, kayu solid, atau kain organik karena memberikan tekstur, kehangatan, dan kesan yang autentik. Material asli membuat ruang terasa lebih hidup dan bernilai.
4. Dekorasi bertulisan klise
Tulisan seperti “Live, Laugh, Love” atau “Home Sweet Home” kini dianggap membosankan dan kurang orisinal. Banyak desainer menyarankan agar Anda memilih dekorasi dengan cerita pribadi, karya seni lokal, atau benda yang memiliki nilai sentimental. Mengutip Elle Décor, Minggu, 3 Agustus, ini membuat ruangan terasa lebih personal dan tidak seperti copy-paste dari katalog.
5. Set furnitur seragam dan dekorasi berlebihan
Mengisi rumah dengan furnitur yang seluruhnya seragam bisa membuat ruang terasa monoton. Perpaduan gaya, tekstur, dan warna yang beragam justru membuat ruangan tampak lebih dinamis dan unik. Desainer menyarankan agar Anda memilih item dekor yang mencerminkan kepribadian dan kebutuhan, bukan sekadar karena terlihat serasi.
BACA JUGA:
Memilih perabot rumah sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan soal gaya, tetapi juga soal fungsi, ketahanan, dan karakter. Dengan menghindari item dekor yang cepat usang dan memilih material autentik serta desain abadi, Anda bisa menciptakan ruang yang tidak hanya cantik tetapi juga bermakna. Jadi, pertimbangkan dulu sebelum belanja agar rumah Anda benar-benar terasa seperti rumah.