JAKARTA - Penyanyi Ashanty membawa kabar mengejutkan sekaligus menyedihkan. Setelah enam tahun berjalan, ia dengan berat hati mengumumkan akan menutup bisnis kuenya, Lumiere.
Keputusan ini terasa begitu berat, bahkan ia menyebut sebulan terakhir adalah masa terhancur dalam hidupnya.
Didampingi rasa sedih yang mendalam, Ashanty mengonfirmasi bahwa ia akan berkumpul dengan para karyawannya untuk secara resmi menutup bisnis tersebut.
"Ya insyaallah. Allah, aduh, jangan nanya gini dong kalau nanya kayak gitu ini agak sedih ya. Pasti aku sedih banget, tapi tepat besok (Kamis, 31 Juli) jam 11 kita kumpul, insya Allah sama karyawan lumier untuk menutup," kata Ashanty di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 30 Juli.
Yang membuat keputusan ini terasa semakin sulit adalah fakta bahwa bisnis Lumiere sebenarnya masih berjalan dengan sangat baik dan memiliki banyak pelanggan setia. Hal ini mengisyaratkan adanya masalah lain yang lebih besar di baliknya.
"Di tengah kita dan kita sudah pikirkan matang-matang pastinya, berbulan-bulan. Ya sedihnya kan kalau orang jualan sesuatu kalau misalnya nggak berjalan baru tutup. Ini Lumier udah 6 tahun, masih berjalan dengan baik, masih banyak yang cari," lanjutnya.
Meskipun berat, istri Anang Hermansyah ini menegaskan bahwa ini adalah keputusan terbaik yang harus diambil saat ini setelah melalui pertimbangan panjang.
"Tapi ya kita harus ambil keputusan yang benar, nggak gampang buat aku. Tapi aku rasa ini keputusan yang paling Baik untuk saat ini. Jadi doakan aja," tegas Ashanty.
Saat disinggung mengenai alasan di balik penutupan tersebut, Ashanty memilih untuk tidak membeberkannya secara gamblang. Ia hanya menyebut adanya masalah internal yang memaksa mereka mengambil langkah ini.
"Aku nggak bisa cerita alasan-alasannya apa, ya itu masalah internal kita. Intinya ada beberapa hal yang mungkin harus kita lakukan untuk mengambil keputusan ini," ungkapnya.
Pada puncaknya, Ashanty tak kuasa menahan perasaan hancurnya. Beban terberat yang ia rasakan bukan hanya karena harus menutup bisnis, tetapi juga karena nasib para karyawan yang selama ini bergantung padanya.
BACA JUGA:
"(Karena kejadian ini) bukan sedih lagi. Sebulan ini mungkin aku dibilang adalah masa terhancur buat aku karena yang terberat adalah sampai kalau-kalaunya ya maksudnya yang terberat bukan hanya karena harus tutup, tapi karena ada banyak orang juga yang bergantung sama kita," pungkas Ashanty.