JAKARTA - Kontrak Netflix dengan Harry dan Meghan untuk produksi mereka akan berakhir dan tidak diperpanjang. Mereka menandatangani kontrak senilai 100 juta dolar AS atau setara Rp1,62 Triliun itu dilakukan pada tahun 2020.
"Tidak ada permusuhan dari kedua belah pihak. Semuanya berjalan sebagaimana mestinya,” kata sebuah sumber kepada The Sun.
Bersama Netflix, Harry dan Meghan membuat beberapa dokumenter dan acara yang ditayangkan eksklusif pada platform tersebut, yaitu Harry & Meghan, Live to Lead, Heart of Invictus, Polo, serta With Love, Meghan yang rilis pada tahun ini.
Meski begitu, kolaborasi mereka juga tidak sepenuhnya berakhir sebab musim kedua With Love, Meghan dijadwalkan tayang pada tahun ini.
Selain itu, pasangan Harry dan Meghan bukan satu-satunya berakhirnya perjanjian multi-proyek ini. Sebelumnya, Barack Obama dan Michelle juga sudah mengakhiri perkembangan rumah produksi mereka Higher Ground bersama Netflix.
BACA JUGA:
Kabarnya, berakhirnya kerja sama Harry dan Meghan bersama Netflix berasal dari hasil penayangan proyek Netflix yang belum memuaskan.
Serial dokumenter pertama mereka, Harry & Meghan yang dirilis pada tahun 2022 mendapat peraihan penonton yang baik, namun nasib berbeda dialami oleh serial Polo yang hanya ditonton 500 ribu views.
Begitu juga dengan acara With Love, Meghan yang rilis pada tahun ini hanya meraup 5,3 juta penayangan, angka yang terhitung rendah dibandingkan acara orisinal lainnya.
"Netflix bertindak cerdas karena mereka mendapatkan banyak sekali pemirsa untuk serial dokumenter pertama, dan tahu, secara realistis, itu akan menjadi puncak konten dari pasangan Montecito ini," kata sumber tersebut kepada The Sun.
"Mereka tidak kecewa dengan hasilnya — mereka mendapatkan kesuksesan awal, dan menghasilkan salah satu acara paling dibicarakan sepanjang masa," lanjutnya.