Bagikan:

JAKARTA - Dinda Kanya Dewi dipercaya untuk bermain dalam film horor terbaru karya sutradara Hadrah Daeng Ratu berjudul Kitab Sijjin dan Illiyyin yang akan tayang pada 17 Juli mendatang.

Dalam film ini, Dinda yang memerankan karakter Larasati harus menjalani adegan kesurupan yang cukup menantang.

Namun Dinda tidak merasa kesulitan menjalaninya karena ia sudah rutin menjalani olahraga gym tiga kali setiap minggunya.

"Ketika diminta adegan-adegan nempel-nempel ke dinding, kayang-kayang, kesurupan, teriak-teriak, kalau itu ya sudahlah, kebetulan aku nge-gym terus tiga kali seminggu," ujar Dinda Kanya Dewi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 9 Juli.

"Jadi pas diminta 'Dinda kayang' oke, aman, aku punya otot perut yang kuat," lanjutnya.

Namun tantangan terbesar Dinda bukan hanya secara fisik, melainkan juga secara emosional. Memerankan Laras, karakter antagonis yang dipenuhi amarah dan kebencian, memberi pelajaran tersendiri bagi Dinda.

"Ketika memerankan Laras, iya memang dia jahat tapi ada kesadaran yang timbul di diriku ketika memerankan karakter Laras," jelasnya.

Dinda melihat bahwa karakter Laras tumbuh dari luka dan kemarahan yang tidak pernah terselesaikan, terutama karena pola pengasuhan yang keliru.

"Laras ini kan seorang anak yang tumbuh dengan rasa kebencian dan juga rasa marah terus-terusan tentang apa yang dia tahu," ungkap Dinda.

Aktris yang dikenal lewat berbagai peran dramatis ini pun menyimpulkan bahwa karakter Laras menjadi pengingat penting tentang dampak buruk dari pola komunikasi keluarga yang tidak sehat.

"Jadi aku mikir 'oh ternyata dampaknya tuh bisa segitunya ya', 'ternyata sebagai orang tua kalau kita tidak menjaga perkataan, tidak menjaga apa yang kita lakukan di rumah, apalagi sama anak kita, itu bisa benar-benar berpengaruh buruk sekali ke anak'," pungkasnya.

Selain Dinda Kanya Dewi, film Kitab Sijjin dan Illiyyin akan menampilkan Yunita Siregar, Kawai Labiba, Tarra Budiman, Djenar Maisa Ayu hingga Sulthan Hamonangan.