YOGYAKARTA - Asia menjadi rumah bagi beberapa gunung tertinggi di dunia, dan merupakan impian bagi setiap pendaki yang ingin menaklukkannya.
Kawasan Asia Tenggara sendiri dilalui dua jalur pegunungan besar, yaitu Pegunungan Mediterania yang mencakup wilayah Asia-Eropa dan Pegunungan Pasifik yang mencakup wilayah Asia-Pasifik. Keduanya merupakan rangkaian gunung yang dikenal dengan istilah ring of fire. Simak daftar gunung tertinggi di Asia Tenggara di bawah ini.
Daftar Gunung Tertinggi di Asia Tenggara
Di bawah ini adalah rekomendasi gunung tertinggi di Asia Tenggara yang memiliki keindahan alam yang tak kalah menakjubkan dari gunung-gunung lainnya.
Gunung Hkakabo Razi (5881m) - Myanmar
Gunung Hkakabo Razi menjadi salah satu gunung paling terkenal dan dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Asia Tenggara. Gunung yang memiliki ketinggian 5.881 meter di atas permukaan laut ini terletak di Kota Kachin, sebelah utara Myanmar. Kota ini berbatasan langsung dengan China di bagian utara dan timur, sedangkan di bagian selatan berbatasan dengan negara bagian Shan, dan India di bagian baratnya.
Saking tingginya, banyak pendaki yang menyebut gunung ini sebagai “Anti-Everest” karena dilengkapi dengan medan paling sulit di dunia. Untuk mencapai kaki gunungnya saja, butuh waktu sebulan bagi para pendaki.
Di sana tidak ada porter sama sekali, jadi manajemen logistik dan berbagai hal lainnya harus disediakan oleh pendaki. Masyarakat setempat menyebut gunung Hkakabo Razi sebagai Ahtanbum atau tempat tinggal roh misterius.
Namun, Gunung ini tetap menjadi tempat yang diimpikan oleh pendaki gunung. Khususnya para pendaki yang merindukan pendakian tradisional, sebab di sini Anda akan melewati medan sulit dengan fasilitas seadanya sambil berusaha menaklukkan semua tantangan yang ditemui.
Gunung Gamlang Razi (5.870) - Myanmar
Gunung Gamlang Razi ada di negara bagian Kachin di Myanmar utara dan menduduki peringkat kedua gunung tertinggi di Asia Tenggara. Gunung ini berada di Taman Nasional Khakaborazi, tepatnya di perbatasan Myanmar dan Tibet.
Ketinggian gunung ini mencapai 5881 m menjadikan puncak Gamlang Razi tampak istimewa karena selalu tertutup lapisan salju sepanjang tahun. Itulah kenapa gunung ini menjadi tujuan yang menantang bagi pendaki.
Selain pesona alamnya yang memukau, gunung ini juga mempunyai nilai budaya yang mendalam bagi masyarakat sekitarnya. Gunung ini dianggap suci dan dihormati oleh suku-suku yang tinggal di sekitarnya. Ada banyak upacara dan ritual yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap gunung yang dianggap sebagai tempat tinggal para dewa.
Gunung Phangran Razi (4.328) - Myanmar
Gunung Phangran Razi mempunyai ketinggian sekitar 4.328 meter dari atas permukaan laut. Gunung ini ada di wilayah Kachin, menjadi salah satu dari gunung yang menyusun rangkaian Pegunungan Besar Himalaya. Phangran Razi terletak dekat dengan perbatasan antara Myanmar, China, India, dan Tibet.
Lokasinya yang strategis melahirkan dampak budaya yang unik, dimana berbagai pengaruh dan interaksi antara masyarakat berbeda terjadi di sekitar wilayah gunung ini, serta Keberadaannya menjadi bagian yang tak ternilai dari keindahan alam yang dimiliki oleh Myanmar.
BACA JUGA:
Puncak Jaya (4.884m) - Indonesia
Puncak Jaya atau yang lebih dikenal dengan Gunung Jaya Wijaya berlokasi di Papua dengan ketinggian mencapai 4884 meter di atas permukaan laut. Gunung ini pertama kali didaki pada tahun 1962.
Pegunungan Jaya Wijaya menjadi satu-satunya pegunungan di Indonesia yang memiliki salju abadi, dengan Puncak tertingginya, Puncak Jaya (Carstensz Pyramid). Namun, tidak mudah untuk mencapai puncaknya, rute pendakian yang sulit dan medan yang ekstrem menjadikan pendakian semakin menantang.
Pendakian yang sulit ini akan terbayarkan dengan keindahan alam yang mengobati semua rasa penat. Gunung-gunung yang menjulang tinggi dan tertutup salju abadi ini melahirkan pemandangan yang begitu megah dan mempesona.
Lembah-lembah yang dalam, tebing-tebing curam, dan hutan-hutan tropis yang lebat membuat kawasan ini sebagai surga bagi para pecinta alam. Flora dan fauna endemik yang hidup di sekitar pegunungan ini semakin menambah kekayaan biodiversitas Indonesia.
Gunung Kinabalu (4.095m) - Malaysia
Gunung Kinabalu ada di Pulau Kalimantan di negara bagian Sabah di Malaysia dengan ketinggian 4.095 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini menjadi gunung kebanggaan negeri Jiran yang menyuguhkan keindahan alam yang memukau.
Gunung Kinabalu dilindungi sebagai bagian dari Taman Kinabalu, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO. Gunung ini memiliki berbagai macam habitat, mulai dari hutan hujan tropis dataran rendah dan perbukitan hingga hutan pegunungan tropis serta hutan subalpin dan semak belukar di dataran tinggi.
Selain itu, Kinabalu juga dianggap suci oleh orang-orang Kadazan, dan namanya berasal dari istilah mereka Aki Nabalu 'Tempat Orang Mati yang Dihormati' kepercayaan mereka bahwa roh leluhur mereka tinggal di gunung tersebut.
Gunung Kerinci (3.805m) - Indonesia
Selain Gunung Jaya Wijaya, Indonesia juga memiliki Gunung Kerinci yang berada di perbatasan antara Kerinci, Provinsi Jambi, dan Kabupaten Solok Selatan di Provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan. Ketinggiannya mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut.
Gunung kerinci juga terdapat kawah seluas 400 kali 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau, di puncak gunung kerinci, Anda dapat melihat pemandangan indah kota jambi, kota padang, dan kota bengkulu yang membentang bahkan Samudra Hindia yang luasnya dapat dilihat dengan jelas.
Keindahan panorama yang masih alami dengan kekayaan flora dan fauna dapat ditemui mulai dari dataran rendah hingga puncak Gunung Kerinci. Ada juga tumbuhan Bunga Raflesia Rafflesia Arnoldi dan Suweg Raksasa Amorphophallus Titanum. Banyak terdapat binatang khas sumatra seperti gajah, badak sumatra, harimau sumatra dan juga berbagai primata seperti siamang, gibbon, monyet ekor panjang Presbytis melapophos.
Gunung Fansipan (3.147m) - Vietnam
Gunung Fansipan ada di Provinsi Lao Cai di wilayah barat laut Vietnam, 9 km barat daya Sa Pa di pegunungan Hoang Lien Son dengan ketinggian 3.143 meter di atas permukaan laut. Gunung tertinggi di Semenanjung Indochina juga mendapat julukan sebagai ‘Atap Indochina’.
Gunung ini juga populer dengan ekosistemnya yang beragam dan keanekaragaman hayati yang kaya, dengan banyak spesies flora dan fauna langka yang hanya ditemukan di wilayah ini.
Demikianlah ulasan mengenai gunung tertinggi di Asia Tenggara. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.