Benarkah Besar Kecil Ukuran Payudara Bisa Mempengaruhi Kualitas ASI?
Ilustrasi Ibu Menyusui (Wendy Wei/Pexels)

Bagikan:

JAKARTA - Tuhan menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan. Berlaku juga pada wanita yang memiliki perbedaan bentuk tubuh. Salah satunya adalah bentuk dan ukuran payudara. 

Ada wanita yang memiliki payudara besar, kecil, bulat, lonjong, lebar, sempit, simetris, penuh, atau kendir. Meski berbeda, semua jenis payudara yang telah disebutkan itu adalah normal.

Seringkali wanita bertanya-tanya apakah ukuran atau bentuk payudara akan memengaruhi kemampuannya untuk menyusui? Inilah yang perlu Anda ketahui tentang ukuran serta bentuk payudara dengan proses menyusui.

Ukuran payudara wanita didasarkan pada jumlah jaringan lemak yang terkandung di dalamnya. Wanita dengan payudara kecil memiliki lebih sedikit jaringan lemak dan wanita dengan payudara besar memiliki lebih banyak jaringan lemak. Tapi, jaringan lemak ini bukan yang membentuk ASI, melainkan jaringan kelenjar payudaralah yang menghasilkan ASI.

Tidak seperti lemak, jumlah jaringan penghasil ASI di payudara tidak selalu terkait dengan ukuran payudara lho. Wanita dengan berbagai ukuran payudara mampu memproduksi ASI yang sehat untuk bayinya. Selain itu, pasokan ASI juga tidak ditentukan oleh ukuran atau bentuk payudara wanita, melainkan intensitas bayi menyusui. Semakin sering bayi diberi ASI, maka produksi ASI pun semakin meningkat.

Wanita dengan payudara kecil sering khawatir bahwa mereka tak akan dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk bayinya. Selama ukuran payudara kecil bukan disebabkan oleh payudara hipoplastik, seharusnya itu tak menjadi masalah. Wanita yang memiliki payudara kecil masih dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk bayinya.

Menyusui dengan payudara besar bisa terasa canggung pada awalnya, tetapi harusnya itu tak jadi masalah yang serius. Namun, penting untuk menemukan posisi yang nyaman jika bayi mengalami kesulitan untuk menyusu.

Beberapa wanita yang memiliki payudara besar merasa khawatir payudaranya akan menghalangi hidung bayi untuk bernapas ketika menyusu, tetapi hal ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Jika hidung bayi tersumbat saat menyusui, ia akan membuka mulutnya dan melepaskan payudaranya agar bisa bernapas. Jika itu membuatku khawatir, gunakan jari untuk menekan payudara di dekat hidung bayi.