JAKARTA - Aktor Emir Mahira dipercaya untuk terlibat dalam film terbaru rumah produksi MD Pictures berjudul Tenung yang akan tayang pada 5 Juni mendatang. Dalam sebuah kesempatan, Emir menceritakan lelahnya menjalani proses syuting yang menguras adegan fisik di lokasi yang cukup dingin hingga akhirnya harus jatuh sakit.
"Capek banget ya karena kebetulan ini syutingnya di Sukabumi, which is dingin banget. Itu dengan ujan buatan, dan hujan buatan juga segala macam, enggak bisa dipungkiri aku masuk angin mungkin ada 17 kali, syuting film ini ya," ujar Emir Mahira pada Gala Premier film Tenung di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 2 Juni.
Untungnya kejadian sakit itu tidak sampai mengganggu jadwal syuting dan Emir mengaku kalau ia selalu bersiap diri dengan obat-obatan untuk meminimalisir kejadian sakit saat proses syuting.
"Enggak ada sih, kami kan juga harus tetap profesional ya, aku juga menjaga diriku, kalaupun aku sakit aku bisa mengontrol diriku dengan vitamin, segala macam, tapi kalau pun sudah parah banget break sehari syuting," jelas Emir.
Bagi Emir ini menjadi sebuah tantangan dan pengalaman baru yang selalu ia syukuri bisa ia alami dalam perjalanan karir aktingnya.
BACA JUGA:
"Ya memang mengurus tapi thats why I mean the bisnis, menurut aku juga, I think this things yang exciting jadi orang lain, untuk merasakan hal-hal ini, untuk kesempatan untuk bahkan melakukan adegan di film tadi, itu sesuatu kebanggaan sih buat aku, sesuatu yang aku selalu bersyukur," lanjutnya.
Ketika ditanya soal adegan tersulitnya, Emir menuturkan bahwa salah satunya ada di bagian akhir film yang diangkat dari buku karya Risa Saraswati dan Dimasta ini. Untuk Emir, adegan tersebut butuh waktu 3 hari karena membutuhkan teknis yang baik.
"Mungkin yang di ending ya. Di ending menguras tenaganya mati-matian banget karena itu teknis banget kan, mungkin kalau nonton keliatannya kayak oh ini satu sequence, padahal itu di syutingin 3 hari karena sesusah itu," pungkasnya.