JAKARTA - China Film Administration mengonfirmasi rencana mereka untuk membatasi impor film dari Amerika Serikat untuk ditayangkan di China. Kebijakan ini dilakukan setelah Trump melakukan kenaikan tarif impor kepada China.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif impor kepada China sebesar 125% yang berkaitan impor barang dagang.
“Tindakan salah dari pemerintah AS dalam menyalahgunakan tarif kepada China akan mengurangi ketertarikan audiens domestik kepada film Amerika,” kata pihak China Film Administration pada Kamis, 10 April.
“Kami akan mengikuti aturan pasar, menghormati pilihan audiens, dan secara moderasi mengurangi impor film Amerika,” katanya.
Hal ini berpotensi mengurangi keuntungan Hollywood kepada China sebagai pasar kedua terbesar untuk box office. Melansir Bloomberg, kabar ini juga diumumkan oleh Liu Hong dari Xinhuannet.
BACA JUGA:
Ia membagikan tulisan yang menyatakan situasi ini berpotensi mengurangi bahkan melarang impor film Amerika untuk ditayangkan di China.
Diketahui, pemerintah Tiongkok sangat memegang kendali terkait distribusi film di China dikarenakan film asing hanya diperbolehkan tayang melalui dua perusahaan milik negara. Sistem bagi hasil diberlakukan dengan membagi hasil penjualan tiket studio dan perusahaan.
China merupakan salah satu negara yang menjadi faktor krusial dari keberhasilan penayangan film Hollywood seperti Avengers: Endgame, Avatar: The Way of Water, Furious 7, dan lainnya.
Pekan ini, film terbaru Warner Bros, A Minecraft Movie menyaingi film Ne Zha 2 yang tayang selama 10 minggu. Akan tetapi, kebijakan Trump terbaru ini berpotensi menghalangi film tersebut memperoleh titel box office di China.