JAKARTA - Morgan Oey menjadi pemeran utama dalam film terbaru, Pengepungan di Bukit Duri yang disutradarai Joko Anwar. Melalui film teranyarnya, Morgan memerankan karakter Edwin yang menjadi pusat konflik dari ceritanya.
“Kalau ditanya relate apa enggak sama Edwin ya relate. Walaupun saya tumbuh besar di Singkawang yang bisa dibilang kota paling toleransi di Indonesia tp ada satu dua hal kejadian di masa lampau yang berdampak,” kata Morgan Oey dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Kamis, 10 April.
“Even saya tinggal di kota paling toleran, masih kena dampak trauma bersifat generasional,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kekerasan yang menjadi salah satu hal yang sangat lazim di lingkungan Indonesia. Cerita itu juga ia rasa bisa ditemukan di media sosial sekarang ini.
“Kedua, untuk budaya kekerasan itu dari dulu jaman sekolah 17-18 tahun itu masih relevan sampai sekarang. Tidak usah lihat di tv tapi bisa dilihat di media sosial, itu kekerasan adalah budaya yang susah untuk dicari akarnya,” jelas Morgan Oey.
BACA JUGA:
Ia berharap penonton terutama masyarakat Indonesia bisa menjadikannya sebagai bahan diskusi karena topik dan ceritanya sangat beririsan dengan apa yang terjadi dalam hidup bermasyarakat.
“Semoga dengan adanya film ini bisa menjadi bahan diskusi untuk kita semua,” kata Morgan Oey.
Di sisi lain, Joko Anwar sebagai sutradara juga menjelaskan bahwa pembuatan film ini sudah lama dinantikan, bukan karena ditunda tapi awalnya ia berharap film ini tidak relevan dengan kondisi Indonesia.
“Sudah lama pingin membuatnya. Kita berharap mudah-mudahan gak relevan karena Indonesia negara yang damai dan mau membicarakan hal sulit tapi 1, 2, 3 tahun gak berubah. Kita berangkat dari budaya kekerasan progresif dan terkait dengan gagalnya sistem di sekolah,” kata Joko Anwar.
Film Pengepungan di Bukit Duri menceritakan Edwin (Morgan Oey) yang menjadi guru pengganti di sebuah sekolah buangan demi urusan pribadi. Di saat ia mencari seseorang, kerusuhan datang dan mengancam nyawanya.
Film Pengepungan di Bukit Duri akan tayang di bioskop Indonesia mulai 17 April mendatang.