Bagikan:

YOGYAKARTA - Wawancara kerja merupakan momen krusial untuk menentukan langkah karier selanjutnya. Lantas bagaimana alasan resign saat interview yang baik?

Pertanyaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi juga cara bagi rekruter untuk memahami motivasi, nilai, dan profesionalisme Anda. Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan jawaban yang jujur, positif, dan relevan dengan posisi yang dilamar.

Artikel ini akan membahas strategi dan contoh jawaban yang efektif untuk membantu Anda menghadapi pertanyaan tersebut dengan percaya diri.

Cara Menjelaskan Alasan Resign saat Interview

Dilansir dari laman indeed, berikut ini adalah beberapa panduan tentang cara menjawab pertanyaan wawancara "Mengapa Anda ingin meninggalkan pekerjaan Anda saat ini?"

Jelaskan dengan jelas alasan Anda ingin pergi

Luangkan waktu untuk menuliskan semua alasan Anda mencari peluang baru. Jika Anda tidak yakin apa alasan Anda, pertimbangkan pertanyaan berikut untuk membantu Anda memulai:

  • Apa nilai-nilai Anda?
  • Apa tujuan karir Anda? Di mana Anda ingin berada dalam lima tahun? 10 tahun?
  • Apa kebutuhan Anda dalam lingkungan tempat kerja? Apa yang Anda butuhkan dalam sebuah pekerjaan?
  • Apa yang Anda sukai dari posisi Anda? Apa yang tidak Anda sukai?
  • Bagaimana hubungan Anda dengan rekan kerja? Manajer?
  • Industri apa yang ingin Anda geluti?
  • Apakah Anda bersemangat dengan misi perusahaan Anda?
  • Apakah situasi Anda saat ini sesuai dengan jawaban ini? Mengapa atau mengapa tidak?

Setelah Anda menuliskan jawaban Anda, lingkari beberapa alasan utama yang ingin Anda berikan dalam wawancara Anda. Anda harus memilih alasan yang menonjol sebagai profesional daripada pribadi.

Misalnya, Anda mungkin mencari pekerjaan baru karena perubahan hidup seperti pernikahan atau pindah—ini bukan alasan yang harus Anda utamakan dalam wawancara.

Jaga jawaban Anda tetap singkat

Meskipun penting untuk menjawab pertanyaan pewawancara Anda sepenuhnya dalam menjelaskan mengapa Anda ingin meninggalkan pekerjaan Anda, jaga respons Anda sekitar satu atau dua kalimat. Kemudian, arahkan percakapan kembali ke mengapa Anda adalah orang terbaik untuk pekerjaan itu.

Baca juga artikel yang membahas Menjawab Interview Kerja yang Baik: Berikut Contoh Pertanyaan Umum Dari HRD dan Cara Menjawabnya

Tetap positif

Bahkan jika pengalaman negatif telah memengaruhi keputusan Anda untuk meninggalkan pekerjaan, sangat penting untuk menemukan cara positif untuk menjelaskan keinginan Anda untuk pindah.

Perlu diketahui, pemberi kerja ingin mempekerjakan karyawan yang kepositifannya meningkatkan moral. Temukan cara untuk membingkai alasan Anda secara positif, bahkan jika alasan Anda untuk pergi adalah karena budaya kerja yang negatif atau masalah lain.

Jujur tanpa terlalu detail

Saat menjawab pertanyaan ini, Anda tidak perlu menjelaskan semua detailnya. Jika Anda merasa pekerjaan Anda saat ini tidak memuaskan, selalu ada cara untuk membagikannya tanpa merendahkan pemberi kerja Anda saat ini (tips tentang ini di bawah).

Jaga jawaban Anda tetap fokus dan singkat, dan arahkan percakapan kembali ke mengapa Anda bersemangat dengan peluang di depan Anda.

Penting untuk diingat bahwa perusahaan yang Anda wawancarai mungkin menghubungi pemberi kerja Anda sebelumnya, jadi apa yang Anda katakan kepada mereka harus sesuai dengan apa yang akan mereka pelajari dalam percakapan tersebut.

Jika Anda menganggur, jujurlah tentang situasi itu juga. Jika mereka menghubungi pemberi kerja Anda sebelumnya untuk mengkonfirmasi tanggal mulai, rentang gaji, atau mendapatkan referensi.

Selain alasan resign saat interview, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya! 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+