Bagikan:

JAKARTA - Mencuci baju sebenarnya pekerjaan yang tidak sulit. Namun, jika tidak dilakukan dengan benar, noda dan kotoran menempel pada baju tidak bisa hilang dengan sempurna. Selain itu, proses pencucian baju yang tidak benar juga bisa membuat pakaian mudah rusak. Sayangnya, masih banyak orang melakukan kesalahan ketika mencuci pakaian. Lantas, apa saja kesalahan saat mencuci baju? Dilansir dari The Spruce, Kamis, 27 Februari, berikut ini beberapa kesalahan mencuci baju perlu dihindari.

Menggunakan Penghilang Noda yang Salah

Menurut Jonathon Reckles, wakil presiden pemasaran CD One Price Cleaners, satu kesalahan besar yang dilihat timnya adalah menggunakan pembersih rumah tangga tertentu sebagai penghilang noda seperti air soda dan cuka putih.

“Air soda tidak membantu menghilangkan noda,” kata Reckles. 

“Faktanya, gula dalam air soda akan lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaatnya. Air soda dapat menyebabkan warna kain memudar selama proses pembersihan karena oksidasi.”

Hal ini juga berlaku untuk cuka putih, yang juga dapat memudarkan warna dan lebih buruk lagi mengikis serat kain tertentu.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan cream of tartar, tapi hanya khusus untuk pakaian berwarna putih saja. Bila dicampur dengan asam seperti air jeruk lemon, cream of tartar akan menurunkan pH cairan dan sekaligus berubah menjadi pasta penghilang noda.

Mengeringkan Tanpa Memeriksa Label

Setiap orang yang memiliki mesin pengering pasti pernah mengalami momen dimana saat mengeluarkan pakaian merasa frustrasi karena pakaian tersebut tidak terlihat sama seperti sebelumnya. Reckles mengatakan bahwa hal ini sering kali disebabkan oleh beberapa kesalahan umum yang dilakukan mesin pengering:

  • Mengeringkan pada suhu yang terlalu tinggi
  • Mengeringkan terlalu lama
  • Mengeringkan sebelum pakaian benar-benar bersih

Label cucian dibuat untuk alasan tertentu dan Reckles mengatakan label tersebut penting untuk dicermati karena mesin pengering bukanlah mesin yang cocok untuk semua ukuran. Sembilan jenis simbol pengeringan universal dapat ditemukan pada label perawatan, dan itu bukan sekadar pajangan. Jika Anda tidak ingin pakaian menyusut, memudar, atau berubah bentuk, pastikan untuk memperhatikannya.

Menggosok noda dengan kasar 

Jika Anda beranggapan bahwa metode menghilangkan noda mudah dilakukan dengan menggosok secara keras bisa hilang, maka Anda salah. Menggosok noda terlalu keras dan kasar merupakan salah satu kesalahan saat mencuci yang sering dilakukan. Sebab, cara mencuci ini bisa membuat pakaian mudah rusak. Sebaiknya, cuci dan gosok noda dengan lembut. Meski lama, cara mencuci ini bisa membuat noda hilang maksimal dan kualitas pakaian tetap terjaga.

Tidak menutup resleting saat mencuci menggunakan mesin cuci 

Di beberapa pakaian terkadang terdapat resleting yang terbuat dari logam. Saat mencuci pakaian dengan resleting, biasanya kita tidak menutup resleting tersebut. Cara mencuci ini ternyata salah. Seharusnya, resleting ditutup terlebih dahulu sebelum pakaian tersebut dimasukkan ke dalam mesin cuci.

Menggunakan terlalu banyak detergen

Kesalahan mencuci baju lainnya yaitu menggunakan terlalu banyak detergen. Sebab, busa berlebih bisa menahan kotoran dari pakaian dan tersangkut di area yang tidak selalu bersih, seperti di kerah dan menyebabkan terjadi penumpukan. Maka dari itu, sebaiknya gunakan deterjen sedikit saja saat mencuci pakaian. Jika ingin menambahkan detergen, lakukan perlahan agar tidak terjadi penumpukan residu.

Tidak meletakkan mesin cuci di permukaan yang rata 

Jika mesin cuci yang Anda gunakan tidak rata, maka getaran yang dihasilkan alat pencuci baju ini bisa merusak lantai dan membuat komponen mesin cuci cepat aus. Oleh karena itu, sangat dianjurkan meletakkan mesin cuci di permukaan datar seperti lantai. Bisa perlu, alasi mesin cuci dengan kayu tipis untuk membantu menyerap getaran dari mesin.

Mengancing kemeja saat dicuci

Mengancing kemeja sebelum dicuci mungkin menjadi ide bagus karena pakaian akan bersih secara keseluruhan. Akan tetapi, hal tersebut bisa membuat kancing dan lubang kancing lebih cepat rusak, bahkan kancing bisa pecah.Maka dari itu, perlu membuka kancing sebelum dimasukkan ke dalam mesin cuci atau bak cucian. Dengan demikian, kancing tidak cepat rusak.