5 Cara Detoksifikasi Pikiran agar Lebih Tenang
Ilustrasi detoks pikiran (Pexels/Karolina Grobowska)

Bagikan:

JAKARTA – Menerima berbagai informasi memicu berbagai efek. Barangkali, dengan mendetoksifikasi pikiran maka akan lebih merasa tenang. Sudah tahu caranya?

Detoksifikasi dikenal sebagai cara untuk membuang racun dalam tubuh. Racun sendiri tidak hanya terkandung makanan, tetapi banyak hal yang bisa meracuni pikiran sehingga membuat sulit fokus, kekhawatiran, pikiran mudah kacau dan lain sebagainya. Lantas, bagaimana cara mendetoksifikasi pikiran agar lebih mudah fokus, tenang dan pikiran jernih? Begini langkahnya.

Meditasi

ilustrasi meditasi
Ilustrasi meditasi (Unsplash/Benjamin Child)

Cara detoksifikasi pikiran yang pertama ini sudah sangat dikenal. Dengan meditasi, dilansir dari Mayo Clinic bahwa aktivitas menenangkan diri ini membuat pikiran lebih damai. Ketika banyak sekali informasi yang hilir mudik, meski sekilas saja namun sedikit mengganggu.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk meluangkan waktu selama kurang lebih 10 menit untuk bermeditasi. Caranya cukup simple, yaitu dengan berdiam diri dan memastikan posisi duduk nyaman. Dengarkan suara napas dan menyadari setiap udara yang terhirup serta diembuskan. Agar efeknya maksimal, meditasi bisa dilakukan setiap hari.

Beraktivitas di luar ruangan

ilustrasi berjalan di pekarangan
Ilustrasi berjalan di pekarangan (Unsplash/Jon Flobrant)

Dikutip dari Center for Healing Neurology, Senin, 11 Januari, menikmati alam dengan jelas dapat meningkatkan kejernihan mental, mengurangi stres, rasa cemas. Selain itu, beraktivitas di luar ruangan memiliki efek fisiologis seperti menurunkan detak jantung, memperlancar laju pernapasan dan menurunkan tekanan darah.

Hal ini berarti beraktivitas di luar ruangan seperti hiking, camping atau duduk-duduk di halaman belakang rumah dapat mendetoksifikasi pikiran.

BACA JUGA:


  • |

    01 Jan 1970 07:00
  • |

    01 Jan 1970 07:00
  • |

    01 Jan 1970 07:00

Tidur teratur dan cukup

ilustrasi tertidur
Ilustrasi tertidur (Unsplash/Andisheh A)

Setiap malam dibutuhkan tidur sekitar 7-8 jam. Ini disebabkan tubuh membutuhkan istirahat. Istirahat cukup juga mendukung pembersihan alami pada otak. Apabila sulit tidur tepat waktu, atur suhu kamar menjadi lebih dingin. Karena berdasarkan studi yang dilakukan di Harvard Medical School, suhu lebih dingin akan menurunkan suhu tubuh. Efeknya, akan cepat ngantuk dan mudah terlelap.

Membuat catatan

ilustrasi buku jurnal dan pensil
Ilustrasi buku jurnal dan pensil (Unsplash/Jess Bailey)

Penelitian yang dilakukan oleh Dartmouth College Health pada tahun 2008 menemukan bahwa rutin menuliskan hal-hal apa yang dipikirkan atau yang terlintas dapat mengurangi stres. Termasuk menuliskan rencana hari esok atau tugas-tugas yang belum selesai. Baik juga membuat catatan tentang perasaan dalam satu buku yang disebut jurnal harian.

Tinggalkan hal yang mengganggu pikiran

ilustrasi pergi membuka pintu
Ilustrasi pergi membuka pintu (Unsplash/Alex Kubsch)

Salah satu yang bergerak cepat dan sering mendistraksi pikiran adalah sosial media. Untuk detoksifikasi pikiran, bisa sementara waktu memberi jeda dengan tidak membuka sosial media.

Selain sosial media, cobalah untuk memilih relasi yang positif. Artinya, tinggalkan orang-orang yang toxic dan dapat memperburuk suasana.