Catatan Dunia K-Pop Sepanjang 2019
Red Velvet (Twitter @RVsmtown)

Bagikan:

JAKARTA - Tahun 2019 menjadi tahun yang bisa dinilai campur aduk bagi penggemar K-pop. Mulai dari berita membahagiakan sampai menyedihkan menghiasi jagat salah satu industri musik tersukses saat ini. Dengan perkembangan Hallyu yang semakin besar, Negeri Ginseng mulai menebarkan bibit-bibit lewat negara di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Inilah yang menginspirasi VOI untuk membuat rangkuman yang terjadi dalam dunia K-pop selama setahun belakangan. Mari simak bersama!

Mengakhiri Dekade dengan Debut

Tahun ini, terhitung lebih dari 20 grup K-Pop untuk pertama kalinya bergabung dalam industri musik. Di antaranya AB6IX, Cherry Bullet, CIX, ONEUS, ONEWE, ITZY, TXT, TREII, EVERGLOW, Hinapia, JUS2 (sub unit dari GOT7), EXO-SC (sub unit dari EXO), SuperM, Wooseok x Kuanlin, dan X1.

Beberapa memang sudah mengundang antusias sehingga jalan debut mereka menjadi mulus. ITZY misalnya, tempat bagi Ryujin si trainee JYP ini menjadi idola para penunggunya. Lalu TXT yang dikenal sebagai adik pertama BTS menjadi grup yang juga ditunggu oleh ARMY (sebutan penggemar BTS). Hinapia - grup tempat beberapa mantan member Pristin - kembali menjadi idola pasca-bubarnya Pristin. 

Kemudian EXO-SC (singkatan dari Sehun Chanyeol) menjadi sub-unit yang ditunggu EXO-L (sebutan penggemar EXO) setelah keduanya selalu diberi panggung berdua dalam konser EXO. SuperM, proyek SM dan Capitol Records yang digadang-gadang menjadi Avengers-nya K-pop serta X1, merupakan grup pemenang Produce x 101 yang ditunggu oleh penikmat acara tersebut.

Ramainya Idol yang Keluar dari Agensi

Banyaknya tekanan serta konflik mengiringi perjalanan seorang idol. Terbukti, pada tahun ini, banyak idol yang memutuskan hengkang dari grup yang membawanya menjadi idol, di antaranya Yeonwoo dan Taeha Momoland, Luna dan Amber f(x), Mina AOA, serta CL yang keluar dari agensi YG Entertainment pada November lalu.

Tidak hanya itu, beberapa idol yang terkena kasus juga memutuskan undur diri dari grupnya. Kang Sunghoon dari Sechskies karena skandal bersama pacarnya, Junhyung HIGHLIGHT - Jonghoon FT Island - Jonghyun CNBLUE keluar dari grup karena skandal terkait aksinya merekam video secara ilegal dan kasus chat group, serta Wonho yang keluar dari Monsta X karena dugaan belum membayar utang tapi temannya yang menulis di Instagram. Beberapa hari yang lalu, Seunghyun keluar dari grup FT Island untuk mengejar karier aktingnya.

Unjuk Kemampuan Solo Lewat Debut

Tahun ini, banyak member grup yang diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya bersolo karier. Kebanyakan dari mereka merupakan alumni kompetisi Produce seperti Jeon Somi, Yoon Jisung, Bae Jinyoung, Ha Sung Woon, Kang Daniel, Kwon Hyun Bin, Lee Jinhyuk, Luri, Park Jihoon, dan Roh Taehyun.

Selain jebolan Produce, beberapa member yang sudah memiliki masa karier yang cukup lama juga memiliki kemampuan untuk unjuk gigi dengan debut solo di tahun ini. Di antaranya ada Hwasa MAMAMOO, Nickchun 2PM, Chen dan Baekhyun EXO, U-Know TVXQ, Hayoung APink, Kei Lovelyz, Minhyuk dan Hyunsik BTOB, Hyuk VIXX, serta Sungmin Super Junior.

Kembalinya Para Idola Musik

Berbicara tentang comeback, rasanya tidak mungkin jika menyebut semuanya ke dalam daftar ini. Namun, VOI ingin menyebut solois perempuan Park Bom, Lee Hi, dan Baek Yerin yang kembali merebut perhatian penikmat musik dengan lagu-lagunya. Ketiganya bahkan sukses masuk ke tangga lagu selama masa promosi. Super Junior juga akhirnya kembali berpromosi penuh setelah kembalinya Kyuhyun dari wajib militer.

AOA dan Red Velvet juga menjadi perhatian masyarakat. Setelah kemunculannya dalam acara Queendom, AOA kembali mendapat atensi dari penggemar dengan lagu Come See Me sehingga penggemar menyebut mereka baru menyadari para member AOA memiliki kemampuan mumpuni sebagai grup generasi kedua. Red Velvet yang memulai seri album The Reve Festival di tahun ini menjadi perhatian dengan konsepnya yang unik. Psycho, penutup seri ini langsung meraih 'All Kill' nomor satu di berbagai tangga lagu Korea Selatan dan mancanegara.

Yakin Sukses, Dirikan Agensi Sendiri

Meskipun tidak sepenuhnya dibilang keluar dari grup, beberapa idol ini yakin dengan jalur independen dengan mendirikan agensi sendiri. Zico dari grup BLOCK B mendirikan Koz Entertainment sebagai medium penyaluran seninya. Meski demikian ia tidak keluar dari grupnya. Lalu ada Penyanyi PSY yang keluar dari agensi YG Entertainment dan membuat agensi P-Nation dan langsung menarik Edawn, Jessi, HyunA, dan Crush.

Selain mereka, ada Baek Yerin yang langsung membuat label Blue Vinyl untuk karier solonya. Hal ini mengikuti Ravi VIXX yang sudah membuat agensi GROOVL1N namun tetap terhitung sebagai member VIXX. 

Wajib Militer Sebagai Penghormatan untuk Negara

Bukan hal asing ketika mendengar wajib militer di Korea Selatan. Setiap laki-laki diwajibkan mengikuti wajib militer ketika berusia 28 tahun, tetapi hal ini tidak menutup kesempatan bagi mereka yang ingin memulai wajib militer lebih dahulu, seperti D.O. EXO. Dirinya mengikuti wajib militer di bulan Juli pada usia 26 tahun dan beristirahat sejenak dari industri hiburan. D.O. mengikuti langkah Xiumin yang sudah lebih dahulu masuk wajib militer sejak bulan Mei.

Selain itu, Key SHINee, Hoya, Changsub BTOB, Minho SHINee, Sungyeol Infinite, dan Hongki FT Island juga wajib militer pada tahun ini dan diprediksi akan selesai pada tahun 2021. 

Selesai Sampai di Sini

Beberapa grup terpaksa mengakhiri masa karier mereka. Wanna One yang bubar di awal tahun menyelesaikan masa kontrak satu tahun enam bulan mereka. Meskipun banyak permintaan akan perpanjangan kontrak tetapi masing-masing agensi (yang menaungi member Wanna One) menolak permintaan tersebut.

Salah satu yang menghebohkan juga Pristin, grup perempuan asal Pledis Entertainment yang dibubarkan pada Mei lalu setelah debut selama dua tahun. Keputusan ini disayangkan oleh penggemar mengingat mereka sempat meraih penghargaan Rookie of the Year. Saat ini, beberapa member bergabung dalam grup Hinapia dan beberapa lainnya bergabung dengan agensi lain.

Panggung Skala Internasional

Rasanya kurang cukup jika tidak menyebut pencapaian K-pop yang menebus internasional. Paruh pertama tahun ini dikonfirmasi dengan Hyukoh dan Blackpink yang mengisi panggung Coachella. Masih dari agensi YG Entertainment, grup iKON mengisi festival SXSW di Amerika. Ajang kompetisi Grammy turut mengundang BTS ke dalam acara utamanya. Acara televisi juga menjadi ajang promosi bagi grup K-pop seperti Monsta X dengan iHeart Radio serta SuperM dengan The Ellen Show.

Skandal yang Menjadi Rudal Industri

Seiring dengan prestasi dan pencapaian yang dimiliki industri musik Korea, kita tidak bisa melupakan skandal dan konflik yang berdiri di sampingnya. Dimulai dengan kasus ‘Burning Sun’ - klub yang dimiliki oleh Seungri hingga membawanya kepada kasus grup chat pornografi serta merekam secara ilegal bersama Jung Jun Young dan beberapa artis lainnya. Kasus merekam ilegal yang dilakukan Choi Jongbum, mantan pacar Goo Hara berakhir pada paruh awal tahun ini di mana Jongbum dikenai hukuman percobaan.

Konflik dengan agensi juga menjadi salah satu yang ramai di tahun ini. Kang Daniel dan Lai Guanlin yang ingin lepas dari agensi masing-masing mendapat jalan yang berbeda. Jika Daniel berhasil memenangkan tuntutan dan mendirikan agensi sendiri, lain hal dengan Guanlin yang ditolak tuntutannya meskipun ia menuntut karena kontraknya dijual kepada pihak ketiga di China. Minzy mantan member 2NE1 juga ditolak tuntutannya untuk keluar dari agensinya.

Agensi TS Entertainment juga dituntut oleh grup TRCNG karena melakukan penganiyaan kepada member yang masih muda. Ini bukan pertama kalinya TS Entertainment dituntut oleh anggotanya sendiri. Sebelumnya ada Hyosung mantan grup Secret yang ingin memutuskan kontrak karena TS Entertainment belum membayar Hyosung selama tiga tahun.

Di sisi lain, Mina TWICE harus istirahat dari masa promosi karena kesehatan mentalnya begitu juga dengan Kang Daniel. Pekan lalu, Wendy dinyatakan harus istirahat total dari kegiatan bersama Red Velvet karena patah tulang di beberapa bagian.

Sementara itu, kasus kecurangan Produce dari seri pertama hingga keempat membuat Mnet resmi menghentikan kelanjutan acara Produce. Kecurangan yang dibuat oleh direktur program Ahn Joo Young sempat menghentikan X1 dan IZ*ONE tampil, namun per Senin kemarin, CJ ENM mengonfirmasi kedua grup akan melanjutkan penampilan dan penghasilan keduanya tidak akan dibagi kepada Mnet melainkan untuk member dan menjadi pendukung industri musik.

Kemajuan Secara Internasional

Nama BTS masih akan menjadi perbincangan untuk beberapa tahun ke depan. Tidak ada habisnya menyebut prestasi yang mereka capai tahun ini meskipun hanya dengan album Map of the Soul: Persona, mulai dari Billboard, Grammy, ratusan cover majalah, penjualan mencapai berjuta-juta dan masih banyak. Hingga akhir tahun, lagu Boy With Luv masih bertengger di tangga lagu mancanegara. Grup NCT 127 dan SuperM besutan SM Entertainment juga mulai merambah panggung internasional dengan tur konser dan debut di Amerika Serikat.

Kolaborasi Korea dengan Mancanegara

Perkembangan industri musik juga menggabungkan musisi mancanegara dan Korea Selatan dalam proyek musik. Meskipun berbeda bahasa tetapi hal ini tidak mengganggu jalannya kolaborasi. Banyak penyanyi yang mengisi bagian remix lagu orang lain yakni RM BTS yang mengisi lagu Lil Nas X dan Honne, Jackson Wang dengan Stephanie Poetri, BTS dengan Lauv, Ava Max dan NCT 127, AB6IX dengan Lizzo, serta Jonas Blue dengan IZ*ONE.

Selain dari deretan penyanyi di atas, ada penyanyi yang juga mengisi proyek artis mancanegara, seperti J-Hope BTS dengan Becky G untuk lagu Chicken Noodle Soup, MONSTA X dengan French Montana untuk Who Do u Love, Suga BTS untuk lagu Halsey berjudul SUGA’s Interlude, grup PRETTYMUCH dengan NCT Dream untuk lagu Up To Love, Chungha dengan Rich Brian untuk These Nights, serta rapper A Boogie wit da Hoodie dengan Park Woo Jin untuk Look Back At It.

Park Kyung dan Sajaegi ‘Keberuntungan’

Park Kyung, penyanyi sekaligus member BLOCK B mendapat apresiasi dari penggemar karena berani menyuarakan isu sajaegi lewat cuitan Twitter yang diduga dibuat oleh sejumlah penyanyi dan agensi yang menaungi mereka. Meskipun dituntut ke jalur hukum oleh penyanyi yang ia sebut, namun Park Kyung tetap bersikeras mengikuti prosesnya.

Ia mengklaim, hal tersebut dilakukan demi industri musik yang lebih baik. Karena keberaniannya, masyarakat mendukung Park Kyung dengan mendengarkan kembali lagunya dan membuat lagu-lagu Park Kyung kembali ke tangga musik.

Kepergian Idola K-pop

Berita duka datang dari kepergian Sulli, mantan member f(x) dan Goo Hara, mantan member KARA dalam rentan satu bulan. Pada  Oktober, Sulli ditemukan tidak bernyawa oleh manajernya dalam apartemennya. Sebulan kemudian sahabatnya, KARA ditemukan dalam keadaan yang sama di apartemennya. Padahal setelah kepergian Sulli, Goo Hara sempat mengungkapkan akan melanjutkan hidup demi Sulli. Kepergian kedua member generasi kedua ini meninggalkan duka yang dalam bagi penggemar karena mereka adalah salah dua talenta di industri ini.

Pada penghargaan SBS Entertainment Awards yang diadakan pada 28 Desember lalu Yoo Jae Suk didaulat sebagai pemenang Grand Prize. Lewat pidato kemenangannya, Jaesuk memberi apresiasi kepada Sulli dan Goo Hara yang semasa hidupnya sering muncul dalam variety show bersama dirinya. Banyak yang berterima kasih karena hanya Yoo Jae Suk yang menyebutkan nama kedua penyanyi itu. Selamat beristirahat Sulli dan Goo Hara.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by 구하라 (@koohara__) on

Itulah peristiwa yang terjadi di industri K-pop sepanjang satu tahun belakangan. Semoga tahun depan industri musik Korea Selatan menjadi lebih sehat dan lebih baik dalam me-manage serta mengorbitkan penyanyi dan grup baru.