YOGYAKARTA - Tentu penting mengetahui berbagai makanan yang harus dihindari penderita batu ginjal. Hal ini bertujuan agar penyakit batu ginjal yang diderita dapat segera teratasi atau tidak semakin parah.
Beberapa pantangan batu ginjal memiliki kaitan dengan pola makan penderitanya. Jika menderita batu ginjal, sebaiknya Anda menghindari konsumsi makanan tertentu yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal.
Dilansir dari Healthy, batu ginjal dapat terbentuk karena terjadi endapan zat tertentu di dalam ginjal, misalnya kalsium, oksalat, dan fosfat. Endapan ini biasanya berukuran kecil seperti butiran pasir dan dapat dibuang melalui urine. Namun, ukurannya dapat membesar seiring waktu dan sulit dikeluarkan.
Dampaknya, berbagai macam keluhan dapat Anda rasakan, mulai dari nyeri punggung, sakit saat buang air kecil, hingga kencing berdarah.
Pantangan Batu Ginjal
Selain mengedukasi berbagai pantangan batu ginjal, dokter juga akan meresepkan beberapa obat jika ukuran batu ginjal masih kecil. Pemberian obat ini dilakukan agar batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya.
Selain itu, jika rasa nyeri karena batu ginjal sudah cukup mengganggu aktivitas, dokter akan memberikan obat antinyeri. Penderita batu ginjal juga disarankan untuk minum air putih secara maksimal, yaitu sekitar 8–10 gelas setiap hari agar batu ginjal dapat keluar melalui urine.
Agar batu ginjal tidak semakin membesar atau tidak terbentuk kembali, Anda sebaiknya menerapkan pantangan batu ginjal di bawah ini:
Konsumsi makanan mengandung oksalat tinggi
Batu ginjal dapat terbentuk dari endapan oksalat. Oleh sebab itu, penderitanya disarankan untuk membatasi asupan makanan yang mengandung oksalat tinggi. Beberapa makanan tinggi oksalat yang harus dibatasi yaitu bayam brazil, kentang, okra, kedelai, almond, dan buah bit.
BACA JUGA:
Konsumsi makanan tinggi garam
Hanya membatasi konsumsi makanan tinggi oksalat saja tidak cukup, Anda juga harus membatasi asupan makanan yang mengandung garam tinggi. Pasalnya, konsumsi jenis makanan ini secara berlebihan dapat menambah kadar kalsium dalam urine.
Ketika kadar kalsium dalam tubuh meningkat, oksalat berlebih dapat “menempel” pada kalsium tersebut sehingga memicu terbentuknya batu ginjal atau menjadikan ukurannya makin besar. Sehingga, batasi asupan makanan tinggi garam, misalnya makanan cepat saji dan makanan kalengan.
Konsumsi suplemen vitamin C
Anda juga tidak dianjurkan mengonsumsi vitamin C lebih dari 500 mg per hari. Agar kebutuhan vitamin C harian terpenuhi, Anda lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dibandingkan suplemen vitamin C.
Konsumsi suplemen vitamin C kurang disarankan karena ada kekhawatiran Anda mendapatkan asupan vitamin C berlebih. Ini tidak baik bagi penderita batu ginjal, karena ginjal akan mengubah sebagian vitamin C yang masuk ke tubuh menjadi oksalat. Efeknya, batu ginjal bisa terbentuk atau makin besar.
Minum minuman tinggi gula
Batasi juga konsumsi asupan minuman yang mengandung gula tinggi. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes. Penderita penyakit ini dapat menghasilkan urine yang lebih asam, sehingga batu ginjal lebih mudah terbentuk.
Kadar gula yang tinggi kerap kita temukan di dalam minuman manis, seperti soda, jus kemasan, dan es krim. Selain minuman, beberapa makanan juga mengandung banyak gula, misalnya permen, makanan cepat saji, saus, selai buah, dan kue kemasan.
Konsumsi makanan tinggi protein hewani secara berlebihan
Konsumsi protein hewani secara berlebihan, misalnya daging merah, telur, dan makanan laut juga dapat meningkatkan kadar asam urat yang juga berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal. Hal ini tentu membuat penderita batu ginjal harus membatasi asupan protein hewani dengan bijak.
Konsumsi obat-obatan tertentu
Konsumsi obat-obatan tertentu diketahui dapat memicu pembentukan batu ginjal jika dikonsumsi secara berlebihan dan tanpa pengawasan dokter. Obat-obatan tersebut antara lain:
- Antibiotik, seperti ciprofloxacin dan sulfonamida
- Aspirin
- Antasida
- Obat diuretik, seperti chlorothiazide dan indapamide
Anda harus menghindari konsumsi obat tersebut saat menderita batu ginjal. Oleh sebab itu, konsultasikan ke dokter agar dapat diresepkan atau diberikan alternatif obat lain yang aman untuk dikonsumsi penderita batu ginjal.
Demikianlah ulasan mengenai makanan yang harus dihindari penderita batu ginjal. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.