Bagikan:

JAKARTA - Isu mengenai hubungan antara tubuh berotot dan ukuran alat kelamin sering menjadi perbincangan. Banyak yang percaya pria dengan tubuh besar terutama yang rajin ke gym, cenderung memiliki alat kelamin yang lebih kecil. Untuk meluruskan kabar ini, dokter spesialis andrologi, dr. Seso Sulijaya, Sp.And. memberikan penjelasan lengkapnya.

"Benar enggak sih dok kalau mereka badannya besar, itunya kecil?" kata dr. Seso Sulijaya, SpAnd, dokter spesialis andrologi, dikutip dari kanal YouTube Kelas Andorologi.

Menanggapi pertanyaan tersebut, ia kemudian melanjutkan, "Saya akan bahas mitos menyatakan bahwa mereka yang rajin nge-gym yang badannya besar, apakah alat vitalnya atau alat kelaminnya jadi kecil?".

Menurutnya perubahan yang terjadi bukan pada ukuran alat kelamin, melainkan pada proporsinya dengan tubuh.

"Namanya nge-gym, latihan fisik akan membesarkan otot, otot akan bertambah besar akan mengubah proporsional alat kelamin, sehingga nampak lebih kecil," ucapnya.

Ia menegaskan aktivitas latihan fisik tidak mengubah ukuran alat kelamin secara langsung.

"Aktivitas latihan fisik atau nge-gym tidak akan mengubah ukuran alat kelamin, sebab alat kelamin tidak ada otot. Yang dilatih otot paha jadi lebih besar. Kalau alat kelaminnya tetap segitu saja," bebernya.

Artinya persepsi alat kelamin mengecil sebenarnya hanya persoalan perbandingan dengan otot tubuh yang membesar.

"Namun jika dibandingkan dengan paha, maka nampak lebih kecil. Tapi tidak serta merta alat kelamin kecil? ternyata tidak," imbuhnya.

Meski latihan fisik tidak memengaruhi ukuran alat kelamin, penggunaan steroid justru dapat membawa dampak serius.

"Hati-hati bagi kalian menggunakan steroid, ternyata bisa menurunkan atau mengurangi volume buah zakar sehingga terlihat lebih kecil," ucapnya.

Penurunan ukuran buah zakar ini juga dapat berpengaruh pada fungsi hormonal.

"Ukuran buah zakar kecil sehingga hormon testis menurun, akan menurunkan frekuensi ereksi. Ereksi berkurang akan juga mengurangi ukuran penis. Makanya jangan sembarangan pakai steroid saat nge-gym." tutupnya.