Bagikan:

JAKARTA - Hubungan seksual bukan hanya tentang foreplay dan penetrasi, tetapi juga tentang perawatan setelah melakukannya dengan pasangan. Perawatan setelah melakukan hubungan seksual sangat penting untuk dilakukan oleh setiap pasangan.

“Ini adalah waktu yang dikhususkan untuk saling merawat setelah berhubungan seks. Aftercare harus selalu menjadi bagian dari seks sama seperti foreplay,” kata dokter kandungan Dr Yuvraj Jadeja, dikutip dari Healthshots, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Ketika pasangan menikmati seks, bahan kimia seperti oksitosin, dopamin, dan prolaktin semuanya dilepaskan. Perawatan setelah melakukannya membantu mengatur tubuh Anda mengalami keintiman dan kerentanan dalam hubungan, jauh melampaui orgasme.

Aftercare atau perawatan setelah seks mencakup berpelukan, berbicara dengan intim, mendiskusikan hal yang berjalan dengan baik, makan camilan, menonton televisi bersama, berpelukan, atau bahkan mandi bersama.

“Perawatan setelah hubungan seksual berbeda tiap pasangan. Jadi, tanyakan pada pasangan Anda apa yang mereka butuhkan. Hal ini juga penting, sebagai penerima, untuk meminta apa yang Anda butuhkan,” jelasnya.

Dokter Jadeja mengatakan aftercare setelah seks penting karena seks itu sendiri merupakan hal yang rentan. Dengan aftercare, maka seseorang akan merasa tetap dihormati dan disayang, meskipun seks telah berakhir.

“Mari kita akui, seks itu rentan. Kita tidak ingin merasa dikesampingkan setelah berhubungan seks, itulah sebabnya aftercare memastikan bahwa semua orang dihormati, sehingga mereka merasa baik tentang diri mereka sendiri setelah pengalaman seksual,” tuturnya.

Tak hanya itu, perawatan setelah hubungan seksual juga penting untuk mengurangi rasa malu pasca-seksual. Dengan aftercare, maka tubuh dan perasaan akan terasa lebih utuh seusai seks.

“Itu juga dapat mengurangi rasa malu pasca-seksual, membuat Anda merasa leih utuh secara emosional setelahnya,” pungkas Dokter Jadeja.