Bagikan:

JAKARTA - Alvaro Arbeloa mendukung Real Madrid untuk bangkit kembali setelah kekalahan 0-2 di El Clasico pada Senin, 11 Mei 2026 WIB, yang memastikan rival mereka, Barcelona, ​​sebagai juara LaLiga.

Marcus Rashford mencetak gol tendangan bebas yang menakjubkan di awal pertandingan dan Ferran Torres menambahkan gol kedua setelah 18 menit. Blaugrana pun dinobatkan sebagai juara di Camp Nou.

Real Madrid kini telah menjalani dua musim tanpa memenangi trofi besar untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Arbeloa, yang diangkat sebagai pelatih di tengah musim setelah pemecatan Xabi Alonso, mengatakan dia memahami kemarahan para suporter.

"Kami tidak bisa banyak bicara. Kami memahami frustrasi mereka dan betapa tidak puasnya mereka dengan musim ini. Yang bisa kami lakukan hanyalah bekerja, menatap masa depan, dan belajar dari kesalahan yang telah kami lakukan tahun ini."

"Real Madrid selalu bangkit kembali. Kami telah jatuh dan bangkit kembali berkali-kali, tetapi saya mengerti betapa marahnya para suporter Real Madrid. Kami harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan," kata Arbeloa tentang pesan untuk para suporter Real Madrid.

Arbeloa mengatakan dia akan berbicara dengan klub tentang masa depannya dan menegaskan bahwa perombakan besar-besaran skuad Real Madrid tidak diperlukan.

"Tidak, kami memiliki skuad yang hebat. Ini tidak mudah, saya tidak ingin membuat alasan, tetapi kami mengalami banyak cedera pada pemain penting."

"Klub akan selalu berusaha untuk meningkatkan diri. Yang bisa kami lakukan hanyalah melihat ke masa depan dan memikirkan apa yang harus kita lakukan lebih baik musim depan."

"Seperti yang telah saya katakan berkali-kali, kami perlu melangkah maju secara kolektif. Kami perlu memiliki gagasan yang jauh lebih jelas tentang apa yang ingin kami lakukan dan mengutamakan kolektivitas daripada individu."

"Kami selalu membutuhkan gagasan yang jelas, itulah awalnya. Kami telah kehilangan banyak poin melawan tim yang seharusnya kami kalahkan," ujarnya.

Terlepas dari itu, Arbeloa lebih lanjut menggambarkan banding penalti babak kedua atas sikutan Eric Garcia terhadap Jude Bellingham dan mengatakan dia tidak tahu apakah penyerang bintang Kylian Mbappe akan bermain lagi untuk Madrid musim ini.

Penyerang asal Perancis itu tidak masuk dalam skuad pertandingan El Clasico karena sedang memulihkan diri dari masalah hamstring, tetapi Arbeloa menolak untuk mengkritik kegagalan Mbappe untuk ikut bepergian bersama tim.

"Kami punya waktu dua minggu lagi. Tergantung bagaimana ketidaknyamanannya berkembang, kita akan lihat apakah dia bisa bermain atau tidak. Yang saya inginkan ialah dia dalam kondisi 100 persen," kata Arbeloa.

Real Madrid masih punya dua laga sisa di LaLiga musim ini dengan bertandang ke markas Sevilla dan menjamu Athletic Club setelah menang melawan Real Oviedo 2-0 pada Jumat, 15 Mei 2026 WIB.