JAKARTA – Bintang tenis Indonesia, Janice Tjen, berstatus sebagai unggulan pertama dalam ajang Grand Prix Son Altesse Royale La Princesse Lalla Meryem atau Maroko Open 2026 yang akan berlangsung di awal pekan depan.
Turnamen tenis berlevel WTA 250 tersebut digelar pada 18–23 Mei 2026 di Club des Cheminots, Rabat, Maroko. Ini merupakan turnamen tanah liat keempat yang diikuti oleh Janice sejauh kalender tahun ini.
Keputusan Janice untuk tampil di ajang tersebut cukup mengejutkan karena di pekan yang sama berlangsung juga turnamen Internationaux de Strasbourg berlevel WTA 500 di Perancis. Meski demikian, itu bisa menjadi persiapan menjelang Grand Slam Roland Garros.
Janice datang ke Maroko dengan status sebagai petenis peringkat ke-40 dunia setelah merampungkan penampilannya di ajang Italian Open 2026 yang berlangsung di Roma. Petenis kelahiran Jakarta tersebut turun satu peringkat dari posisi sebelumnya.
Laura Siegemund asal Jerman yang menempati peringkat 46 dunia mengisi posisi unggulan kedua, disusul petenis Spanyol Jessica Bouzas Maneiro di posisi ketiga. Nama lain yang masuk dalam daftar unggulan lima besar adalah Tatjana Maria dan Yulia Starodubtseva.
BACA JUGA:
Di turnamen tersebut Janice akan berkonsentrasi penuh pada sektor tunggal saja. Petenis yang berusia 24 tahun itu tidak mendaftarkan diri untuk bermain di nomor ganda sekaligus mengakhiri rentetan penampilan rangkapnya.
Di turnamen-turnamen sebelumnya, Janice tercatat selalu tampil di dua sektor dengan berpasangan bersama rekan satu negaranya Aldila Sutjiadi. Keduanya bermain bersama pada ajang Madrid Open 2026 dan Italia Open 2026.
Aldila dipastikan absen dalam gelaran di Maroko tersebut. Petenis spesialis ganda Merah Putih itu kemungkinan besar bakal menepi sejenak dari kompetisi pada pekan kedelapan tur lapangan tanah liat tahun ini, mengingat namanya juga tidak tercantum dalam daftar peserta turnamen di Strasbourg.
Penampilan di Maroko menambah panjang daftar turnamen yang diikuti oleh Janice, khusus sektor tunggal, dalam kalender tahun ini. Ini adalah turnamen ke-13 yang ia ikuti sejak memulai perjalanan dari ASB Classic di Auckland, Selandia Baru.