Bagikan:

JAKARTA - Obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, hingga kanker tertentu. Tak hanya itu, obesitas juga dapat mempengaruhi kehidupan seksual seseorang.

Salah satu dampak terbesar obesitas terhadap kesehatan adalah ketidakseimbangan hormon, yang dapat menyebabkan dorongan seks yang rendah. Ini tentunya dapat mempengaruhi beberapa hal dalam kehidupan seksual, seperti di bawah ini yang dilansir dari Healthshots, pada Kamis, 24 April 2025.

1. Menurunkan gairah seksual

Orang yang kelebihan berat badan cenderung mengalami gairah seks yang rendah. Hal ini terjadi karena peningkatan kadar lemak dalam tubuh yang menyebabkan globulin pengikat hormon seks meningkat. Ini dapat memengaruhi kadar testosteron dalam tubuh, sehingga mengurangi libido.

2. Orgasme yang tidak memuaskan

Obesitas juga dapat memengaruhi aliran darah, sehingga seseorang mungkin mengalami kesulitan mencapai orgasme. Aliran darah yang kurang di alat kelamin dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit, sehingga memengaruhi kehidupan seksual seseorang.

3. Stamina menurun

Stamina yang kuat sangat diperlukan untuk memiliki kehidupan seksual yang memuaskan. Kebanyakan orang yang mengalami obesitas cenderung memiliki stamina yang lebih rendah dibanding orang dengan berat badan ideal.

Stamina tubuh penderita obesitas yang rendah membuat mereka cepat merasa lelah. Ini dapat mengganggu kegiatan hubungan seksual yang mungkin berakhir tidak memuaskan bagi dirinya dan pasangan.

4. Ketidakmampuan menikmati berbagai posisi seks

Beberapa orang dengan obesitas atau kelebihan berat badan mungkin tidak dapat menikmati berbagai posisi seks. Padahal, berbagai posisi seks dapat membuat kehidupan seksual yang lebih menarik. Hal ini tentunya dapat menyebabkan hasrat seksual berkurang dan mempengaruhi hubungan dengan pasangan.