JAKARTA - Heboh isu kenaikan tarif ojol yang belakangan menjadi berita di berbagai media direspons oleh Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono. Menurut dia soal tarif belum urgen untuk dinaikkan. Justru yang harus diturunkan adalah biaya aplikasi yang selama ini membebani pengemudi. Mereka mendesak pemerintah menurunkan potongan aplikasi menjadi 10%.