Bagikan:

JAKARTA – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Rabu 17 September, bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional.

Aksi akan digelar di tiga titik utama, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Istana Negara, dan DPR RI. Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyatakan tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi serta menetapkan potongan aplikator sebesar 10 persen sebagai batas harga mati.

Menurut Igun, sejak dilantik, Menhub Dudy dinilai lebih berpihak pada perusahaan aplikasi transportasi online daripada pada pengemudi. Ia menuding kebijakan Kemenhub di bawah Dudy terjebak dalam “vendor driven policy”, yaitu kebijakan yang lebih banyak dikendalikan oleh kepentingan perusahaan aplikasi.

“Hari Perhubungan Nasional yang seharusnya jadi kebanggaan malah menunjukkan kemunduran sektor perhubungan. Menteri Perhubungan bukan melayani rakyat, melainkan bertindak layaknya juru bicara para pebisnis aplikasi,” kata Igun, Selasa 16 September.

Selain menuntut pencopotan Menhub, para pengemudi ojol juga mengajukan enam tuntutan lain, yakni:

1. Memasukkan RUU Transportasi Online ke dalam Prolegnas 2025–2026.

2. Regulasi tarif antar barang dan makanan.

3. Audit investigatif terkait potongan 5 persen yang diambil aplikator.

4. Penghapusan fitur-fitur yang merugikan pengemudi, seperti aceng, slot, multi order, hingga member berbayar.

5. Copot Menteri Perhubungan.

6. Kapolri diminta mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025.

Igun menambahkan, aksi ini juga akan didukung oleh sejumlah komunitas ojol, driver online roda empat, kurir online, hingga aliansi mahasiswa termasuk BEM UI.

Sebagai bentuk solidaritas, para pengemudi ojol direncanakan akan mematikan aplikasi secara massal pada hari aksi. Garda pun mengimbau warga Jakarta untuk menggunakan moda transportasi alternatif karena layanan transportasi online diperkirakan terganggu.