Bagi CEO IBL Junas Miradiarsyah mengambil pemain melalui naturalisasi boleh saja, dengan catatan tidak menafikan pemain lokal. (Foto Bambang Eros, DI Raga Granada VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Bagi CEO Indonesia Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah naturalisasi pemain bukan hal yang harus dipersoalkan. Soalnya hal tidak dilarang oleh induk organisasi bola basket dunia (Federasi Bola Basket Internasional) dan banyak negara yang melakukannya. Namun naturalisasi harus dilakukan dengan catatan, yaitu tidak menafikan bibit lokal. Kombinasi antara pemain naturalisasi dan pemain lokal telah membentuk timnas bola basket yang tangguh. Dengan hadirnya pemain naturalisasi kata Junas, terjadi percepatan peningkatan prestasi dan juga ada transfer pengetahuan dan budaya yang dibawa pemain naturalisasi.