Bagikan:

JAKARTA - Kualitas istirahat menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan pengemudi selama perjalanan mudik. Menyadari banyak pengemudi kesulitan tidur saat berhenti di rest area, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan tips agar bisa cepat terlelap dan bangun dalam kondisi bugar.

Tidur singkat atau power nap sangat penting untuk menjaga fokus serta mencegah kelelahan saat berkendara. Aktivitas ini umumnya bertujuan untuk mengistirahatkan tubuh sejenak dan menyegarkan pikiran.

Menkes menekankan pentingnya menciptakan kondisi yang nyaman sebelum beristirahat. Salah satu caranya adalah dengan tetap menyalakan mesin mobil serta membuka sedikit jendela agar sirkulasi udara di dalam kendaraan tetap lancar.

“Kita perlu mengatur posisi senyaman mungkin supaya bisa tidur,” ucap Budi, dikutip dari unggahan video Instagram @bgsadikin pada Jumat, 20 Maret 2026.

Selain itu, pria berusia 61 tahun ini menyarankan penggunaan teknik pernapasan 4-7-8 untuk membantu mempercepat proses tidur.

"Ada metode napas 4-7-8 yang bisa membantu agar lebih cepat tertidur," jelasnya.

Metode ini bertujuan menenangkan sistem saraf sehingga tubuh lebih rileks dan mudah masuk ke fase tidur. Berikut langkah-langkahnya:

- Tarik napas (4 detik): Ambil napas perlahan melalui hidung selama empat detik.

- Tahan napas (7 detik): Tahan napas selama tujuh detik.

- Hembuskan napas (8 detik): Keluarkan napas secara perlahan melalui mulut selama delapan detik.

Langkah tersebut dapat diulang sekitar empat kali sampai tubuh terasa lebih rileks dan akhirnya tertidur. Budi juga menyarankan durasi tidur singkat sekitar 15–30 menit agar tubuh kembali segar.

"Cukup tidur 15 sampai 30 menit saja supaya tubuh terisi kembali dan siap melanjutkan perjalanan." tambahnya.

Dengan istirahat singkat namun efektif, diharapkan pengemudi dapat kembali berkonsentrasi dan memiliki energi yang cukup untuk melanjutkan perjalanan hingga tiba dengan selamat.