Bagikan:

JAKARTA - Memar pada tubuh adalah hal yang cukup umum terjadi. Memar bisa muncul setelah seseorang terbentur benda keras atau ringan, yang merusak pembuluh darah kecil di bawah kulit.

Ketika pembuluh darah kecil tersebut pecah, darah akan merembes ke jaringan di bawah kulit. Hal ini menimbulkan warna kebiruan atau keunguan yang dikenal dengan memar.

Pada kebanyakan kasus, memar bukan kondisi yang berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kondisi tertentu, memar bisa muncul tanpa ada sebab jelas dan bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius.

CEO organisasi Leukaemia Care, Nicole Scully, mengatakan memar yang muncul tanpa alasan jelas bisa menajdi tanda adanya masalah kesehatan serius yang terjadi.

“Ketika Anda tidak terbentur apa pun atau tidak mengalami benturan, tetapi tetap terlihat memar muncul di tubuh tanpa alasan, hal itu bisa menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan,” kata Scully, dikutip dari The Guardian, Sabtu, 7 Maret 2026.

Selain kemunculannya yang tanpa sebab, gejala lain yang terjadi seiring adanya memar juga harus diwaspadai. Seperti pendarahan yang tak biasa, hingga kelelahan berlebihan.

“Dia juga menyarankan untuk mewaspadai gejala lain seperti pendarahan yang tidak biasa, infeksi berulang, kelelahan berlebihan, serta nyeri yang muncul tanpa penjelasan,” tuturnya.

Lokasi munculnya memar juga harus diperhatikan. Jika muncul di area sering terbentur seperti lutut, tulang kering, atau siku, maka biasanya tidak terlalu mengkhawatirkan.

Namun, jika memar muncul di bagian tubuh yang lebih lembut seperti perut, punggung, maka bisa tanda adanya masalah kesehatan. Memar di area tersebut bisa mengindikasikan adanya gangguan pada pembuluh darah atau sistem pembekuan darah.

Perubahan ukuran dan warna memar juga bisa menjadi tanda yang harus diperhatikan. Normalnya memar berwarna merah saat pertama muncul, kemudian berubah menjadi biru keunguan atau kehitaman dalam beberapa hari, dan seiring proses penyembuhan berubah jadi hijau, kuning, atau cokelat sebelum akhirnya menghilang.

Namun, jika memar memiliki ukuran sangat besar atau warnanya sangat gelap, maka bisa menandakan penyakit serius seperti leukemia.

“Memar yang muncul sebagai gejala leukemia dapat bervariasi ukurannya, mulai dari kecil hingga sebesar piring makan dan berwarna ungu gelap,” jelasnya.

Dengan demikian, jika memar muncul lebih sering dari biasanya, tidak memiliki penyebab jelas dan disertai gejala lain, maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.