JAKARTA - Menjalankan ibadah puasa saat sedang mengandung tentu membutuhkan persiapan yang lebih ekstra. Namun, menurut kacamata medis, kehamilan bukanlah penghalang bagi calon ibu untuk berpuasa, asalkan kondisi tubuh dan janin dalam keadaan stabil.
dr. Zulkarnain Tambunan, Sp.OG (Subsp. ONK), dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, menjelaskan bahwa ibu hamil diperbolehkan berpuasa mulai dari awal kehamilan hingga menjelang persalinan.
"Syarat utamanya adalah ibu tidak mengalami kondisi medis tertentu seperti mual atau muntah yang berlebihan (hyperemesis). Jika kondisi tubuh prima, ibadah puasa bisa dijalankan dengan aman," ungkap dokter yang akrab disapa dr. Coky ini.
Agar tubuh tetap bugar dan janin tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup selama 13 jam berpuasa, pengaturan menu saat sahur dan berbuka menjadi krusial:
Sahur Berkualitas: Jangan melewatkan sahur. Fokuslah pada asupan karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum) untuk cadangan energi yang lebih lama, serta protein tinggi (telur, ikan, atau daging) untuk mendukung pertumbuhan jaringan janin.
Hidrasi & Nutrisi Berbuka: Saat berbuka, kembalikan energi tubuh dengan makanan bernutrisi seimbang. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dengan minum air putih yang cukup antara waktu berbuka hingga sahur guna mencegah dehidrasi.
Selain asupan makanan, dr. Coky menekankan pentingnya manajemen aktivitas harian bagi ibu hamil:
BACA JUGA:
Istirahat Cukup: Tidur yang berkualitas sangat membantu tubuh melakukan regenerasi dan menjaga suasana hati agar tetap tenang selama berpuasa.
Pantau Sinyal Tubuh: Jika merasa gelisah secara berlebihan karena rasa lapar atau pusing yang hebat, jangan memaksakan diri.
Rutin Kontrol Medis: Sangat disarankan untuk lebih rajin memeriksakan kondisi kehamilan ke fasilitas kesehatan. Hal ini penting untuk memantau apakah berat badan janin tetap sesuai grafik pertumbuhan meskipun ibu sedang berpuasa.
Dengan kombinasi nutrisi yang tepat, istirahat yang cukup, serta pengawasan medis yang rutin, ibu hamil dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa perlu khawatir akan kesehatan buah hati.