JAKARTA - Bagi penderita GERD, memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari sangatlah penting. Jika konsumsi makanan sembarangan, bisa memicu gejala GERD kambuh terus-menerus meskipun sudah minum obat secara rutin.
Dengan pilihan makanan yang tepat dan bersahabat, tubuh akan merespons dengan pencernaan yang lebih tenang dan nyaman. Berikut beberapa makanan yang direkomendasikan yang baik untuk penderita GERD dan bantu mencegah gejalanya kambuh.
1. Daging tanpa lemak
Dikutip dari Cleveland Clinic, pada Kamis, 29 Januari 2026, daging tanpa lemak seperti dada ayam tanpa kulit, ikan, serta potongan daging sapi rendah lemak lebih aman untuk lambung. Jenis protein ini tidak terlalu lama bertahan di lambung, sehingga risiko refluks asam menjadi lebih kecil.
Namun, cara memasaknya berpengaruh besar. Sebaiknya pilih metode memanggang, merebus, mengukus dibandingkan menggoreng, karena akan membantu mendapatkan asupan protein cukup tanpa menambah lemak yang memicu GERD.
2. Buah non-sitrus
Penderita GERD dianjurkan untuk konsumsi buah yang non-sitrus, seperti pisang, meolon, pepaya, apel, karena lebih ramah untuk lambung. Buah-buahan ini memiliki tingkat keasaman lebih rendah, sehingga tidak mengiritasi kerongkongan yang dapat memicu GERD kambuh.
3. Putih telur
Jika konsumsi telur, penderita GERD dianjurkan untuk konsumsi bagian putihnya. Ini karena kuning telur mengandung lemak lebih tinggi yang bisa memperlambat pencernaan.
BACA JUGA:
Putih telur lebih ringan dan lebih mudah dicerna oleh lambung. Dengan mengolah putih telur menjadi telur rebus atau telur dadar tanpa minyak, maka Anda bisa mendapatkan sumber protein yang nyaman tanpa harus takut GERD akan kambuh.
4. Sayuran berserat tinggi
Sayuran seperti brokoli, bayam, wortel, buncis, dan kentang rebus kaya akan serat alami. Serat dapat membantu memperlancar pergerakan makanan di saluran cerna, sehingga asam lambung tidak menumpuk terlalu lama.
Saat pencernaan lebih lancar, maka tekanan pada lambung akan berkurang. Selain itu, sayuran juga rendah lemak dan rendah gula, sehingga jarang memicu terjadinya refluks.