Bagikan:

JAKARTA - Minyak zaitun kaya akan lemak sehat dan senyawa dengan sifat antiinflamasi serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Meskipun masih ada perdebatan mengenai lemak dalam diet dan kesehatan, penelitian menunjukkan mengganti lemak jenuh dengan lemak sehat seperti minyak zaitun adalah pilihan yang bijak.

Berikut 8 hal yang terjadi jika mengonsumsi satu sendok minyak zaitun setiap hari, seperti dilansir dari laman Very Well Health.

1. Melindungi dari Penyakit Jantung

Orang yang mengonsumsi lebih dari setengah sendok minyak zaitun setiap hari memiliki risiko penyakit jantung koroner 18% lebih rendah dan risiko penyakit jantung secara umum 14% lebih rendah.

Minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal, terutama asam oleat, yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Kandungan antioksidannya juga membantu mengurangi peradangan dan melindungi kolesterol dari oksidasi, yang dapat menyebabkan pengerasan arteri. Asam oleat dan antioksidan lainnya juga berpotensi menurunkan tekanan darah, salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

2. Membantu Mencegah Stroke

Minyak zaitun dapat membantu melindungi dari stroke dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Konsumsi 1,5 hingga 2,2 sendok makan minyak zaitun per hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Konsumsi sedikit lebih rendah (lebih dari setengah sendok makan) juga berpotensi menurunkan risiko stroke.

Beberapa penelitian menunjukkan orang yang menjadikan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama setelah mengalami stroke memiliki hasil pemulihan yang baik dalam tiga bulan.

3. Melawan Penyakit Alzheimer

Senayawa fenolik dalam minyak zaitun extra virgin dapat membantu mencegah atau mengelola Alzheimer dengan mengurangi plak beta-amiloid, gumpalan protein abnormal yang mengganggu komunikasi antar sel otak.

Minyak zaitun juga dapat membantu Alzheimer dengan menekan peradangan otak, melindunginya dari zat berbahaya, dan mengurangi stres oksidatif. Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

4. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Konsumsi minyak zaitun yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 lebih rendah. Minyak zaitun terutama extra virgin dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Efek ini diduga berasal dari lemak sehat dan senyawa fenolik dalam minyak zaitun.

5. Menurunkan Risiko Kanker

Kebiasaan makan tinggi minyak zaitun, makanan nabati, dan ikan dipercaya menjadi salah satu alasan rendahnya angka kanker pada masyarakat Mediterania.

Mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah tinggi dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker secara umum hingga 31% lebih rendah, kanker saluran pencernaan 23% lebih rendah, kanker payudara 33% lebih rendah, kanker saluran kemih 54% lebih rendah, serta kanker saluran napas bagian atas seperti paru, kepala, dan leher sebesar 26% lebih rendah.

Hal ini karena senyawa fenolik dalam minyak zaitun, seperti hydroxytyrosol dan oleuropein yang kaya akan antioksidan mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

6. Membantu Mengatasi Rheumatoid Arthritis

Penelitian menunjukkan konsumsi minyak zaitun dan kacang-kacangan yang lebih tinggi dapat meningkatkan marker peradangan dan mengurangi aktivitas penyakit pada penderita rheumatoid arthritis (RA), terutama pada kasus RA berat. Penggunaan topikal minyak zaitun extra virgin juga dapat membantu mengurangi nyeri sendi akibat peradangan pada wanita.

7. Menurunkan Risiko Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik adalah kondisi yang mencakup lima faktor risiko utama yang meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung, diabetes, dan stroke yaitu lingkar pinggang yang besar, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida tinggi, kolesterol HDL yang rendah, serta kadar gula darah yang tinggi.

Minyak zaitun dapat membantu mengatur gula darah, metabolisme lemak, tekanan darah, dan peradangan, sehingga berpotensi menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung. Minyak zaitun juga bisa mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang dan kenikmatan makan.

8. Mengurangi Depresi

Satu penelitian menunjukkan konsumsi 25 ml minyak zaitun per hari (sekitar 1,7 sendok makan) selama 52 hari secara signifikan memperbaiki gejala depresi berat, meski tidak pada depresi ringan hingga sedang. Pola makan Mediterania dan konsumsi polifenol juga terkait dengan perbaikan gejala depresi.