Bagikan:

YOGYAKARTA - Pernahkah Anda memperhatikan bayi baru lahir yang langsung mencari-cari puting saat pipinya disentuh? Gerakan otomatis ini disebut reflek rooting adalah respons alami yang membantu bayi menemukan sumber makanan untuk bertahan hidup.

Sebagai ibu baru, memahami refleks ini sangat penting untuk masa menyusui. Refleks rooting membantu bayi menemukan posisi tepat untuk menyusu, terutama dalam jam-jam pertama kehidupannya yang krusial.

Reflek rooting adalah gerakan otomatis yang dimiliki bayi baru lahir

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, reflek rooting bertujuan untuk membantu bayi menemukan dan menempel pada payudara atau botol susu.

Refleks ini muncul ketika Anda menyentuh lembut sudut mulut atau pipi bayi, kemudian bayi akan secara otomatis menoleh ke arah sentuhan tersebut dan membuka mulut dengan lidah di bibir bawah.

Root reflex juga merupakan bagian dari refleks primitif yang sudah tertanam dalam sistem saraf bayi sejak lahir. Refleks ini berkembang sejak janin berusia 32 minggu dalam kandungan.

Fungsi dan Manfaat

Reflek rooting memiliki fungsi vital untuk kelangsungan hidup bayi. Tujuan utamanya adalah membantu bayi menemukan puting untuk menyusu dan mendapatkan nutrisi.

Karena root reflex adalah insting bertahan hidup, refleks ini sudah terprogram dalam sistem saraf bayi tanpa perlu dipelajari.

Baca juga artikel yang membahas Canggih! Ruang Operasi Berbasis Sensor Pintar dan AI di Rumah Sakit Cegah Kesalahan Medis

Refleks rooting bekerja sebagai langkah pertama dalam proses menyusui, yang kemudian dilanjutkan dengan refleks mengisap.  Kombinasi kedua refleks ini memastikan bayi dapat makan dengan efektif sejak jam pertama kehidupan.

Cara Mengenali Reflek Rooting

Anda dapat mengenali reflek rooting melalui beberapa tanda. Ketika pipi atau sudut mulut bayi disentuh, bayi akan menolehkan kepala ke arah sentuhan dan membuka mulut dengan lidah berada di bibir bawah.

Refleks ini sering muncul saat bayi lapar dan mencari sumber makanan. Gerakan khas lainnya termasuk membuat gerakan mengisap, memasukkan tangan ke mulut, atau mengepalkan tangan di dada.

Meskipun demikian, reflek rooting berbeda dengan refleks mengisap. Rooting sendiri membantu bayi menemukan arah yang tepat, sedangkan refleks mengisap terjadi saat ada sesuatu menyentuh langit-langit mulut bayi.

Tips Memanfaatkan Reflek Rooting

Untuk memanfaatkan reflek rooting secara optimal, sentuh lembut pipi atau sudut mulut bayi untuk merangsang refleks ini. Tunggu sampai bayi membuka mulut lebar sebelum mendekatkan puting.

Kemudian segera posisikan puting jauh ke dalam mulut bayi, melewati areola, agar bayi dapat menyusu dengan efektif.

Lakukan kontak kulit dengan kulit (skin-to-skin) segera setelah lahir untuk merangsang refleks secara alami. Perhatikan tanda-tanda lapar seperti gerakan mengisap atau tangan menuju mulut sebelum bayi menangis. Bayi akan merespons lebih awal akan memudahkan proses menyusui.

Hindari kesalahan umum seperti mendorong kepala bayi terlalu keras atau tidak menunggu mulut terbuka lebar. Bersabarlah karena bayi baru lahir perlu latihan untuk mengkoordinasikan mengisap, bernapas, dan menelan secara bersamaan.

Kapan Reflek Rooting Menghilang

Reflek rooting akan menghilang secara alami ketika bayi berusia 4-6 bulan. Refleks ini hilang seiring berkembangnya lobus frontal otak bayi yang mulai mengambil alih kontrol gerakan.

Nah pada usia ini, bayi mulai melakukan gerakan sadar menggantikan refleks primitif. Jika refleks masih ada setelah 6 bulan, konsultasikan dengan dokter anak untuk memastikan perkembangan bayi normal.

Memahami reflek rooting adalah kunci kesuksesan menyusui dan membantu Anda mengenali tanda lapar bayi lebih awal. Refleks alami ini menunjukkan betapa luar biasanya kemampuan bawaan bayi untuk bertahan hidup.

Jika mengalami kesulitan menyusui atau khawatir tentang refleks bayi, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anak atau konselor laktasi.

Selain pembahasan mengenai reflek rooting adalah​, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami! 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+