YOGYAKARTA - Ketika lapar, bayi biasanya akan menunjukkan tanda-tanda tersendiri. Berbeda dengan orang dewasa yang bisa langsung mengungkapkan keinginannya dengan kata-kata. Oleh karena itu, sebagai orang tua maka Anda perlu tahu tanda-tanda bayi lapar agar bisa segera memberikan asupan sebelum terlambat.
Bayi hanya bisa mengandalkan isyarat tubuh dan tangisan untuk menyampaikan rasa lapar. Mengenali tanda-tanda ini sangat penting bagi orang tua agar bisa merespons kebutuhan bayi dengan cepat dan tepat. Semakin cepat orang tua menyadari isyarat lapar bayi, semakin kecil kemungkinan bayi menjadi rewel atau menangis berlebihan.
Tanda-Tanda Bayi Lapar yang Harus Diketahui
Bayi memiliki cara alami untuk menunjukkan bahwa mereka membutuhkan asupan makanan. Berikut adalah beberapa tanda bayi lapar yang perlu diperhatikan:
Mengisap Jari atau Tangan
Salah satu tanda paling umum dari bayi yang lapar adalah mengisap jari atau tangannya. Jika bayi mulai memasukkan jari ke dalam mulut dan tampak seperti sedang mengisap, itu bisa menjadi sinyal bahwa ia membutuhkan susu atau makanan.
Menjulurkan Lidah dan Membuka Mulut
Bayi yang lapar sering kali menjulurkan lidahnya atau membuka mulutnya lebar-lebar seperti sedang mencari sesuatu untuk dihisap. Hal ini bisa terjadi saat bayi berada di gendongan atau mendekati payudara atau botol susu.
Mencari Sumber Makanan (Rooting Reflex)
Refleks rooting adalah gerakan alami bayi saat ia mencari sumber makanan. Jika Anda menyentuh pipi bayi dengan lembut, ia akan menoleh ke arah sentuhan dan membuka mulutnya. Gerakan ini adalah salah satu tanda awal bahwa bayi siap untuk menyusu.
Menggerakkan Kepala ke Samping
Ketika bayi lapar, ia mungkin mulai menggerakkan kepalanya ke samping dengan gerakan gelisah. Seolah bayi sedang mencari sesuatu untuk dihisap. Gerakan ini adalah cara alami bayi menunjukkan bahwa ia ingin makan.
Menunjukkan Ekspresi Gelisah dan Rewel
Bayi yang lapar bisa menjadi gelisah dan rewel. Ia mungkin mulai bergerak lebih banyak dari biasanya, mengangkat tangan, atau menendang-nendang. Gerakan tersebut menjadi tanda bahwa bayi mulai merasa tidak nyaman karena lapar.
Meningkatkan Gerakan Mengisap
Jika bayi mulai mengisap benda di sekitarnya, seperti baju, selimut, atau dot, itu bisa menjadi tanda bahwa ia sedang mencari sesuatu untuk diminum.
Tangisan Lapar
Tangisan adalah tanda terakhir yang biasanya muncul ketika bayi sudah sangat lapar. Sebelum menangis, bayi akan menunjukkan isyarat-isyarat lain seperti mengisap tangan atau membuka mulutnya. Jika isyarat awal ini tidak direspons, bayi akan mulai menangis untuk mendapatkan perhatian.
Cara Merespons Tanda-Tanda Bayi Lapar
Mengenali tanda bayi lapar adalah langkah pertama, tetapi merespons dengan cepat juga sangat penting. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merespon keluhan bayi yang sedang lapar:
- Segera Berikan ASI atau Susu Formula: Jika bayi sudah menunjukkan tanda lapar, segera berikan ASI atau susu formula sesuai kebutuhannya.
- Perhatikan Pola Makan Bayi: Mencatat jadwal menyusui bayi bisa membantu orang tua mengetahui kapan bayi biasanya mulai lapar.
- Ciptakan Lingkungan yang Nyaman: Pastikan bayi berada dalam posisi yang nyaman saat menyusu agar ia merasa lebih tenang.
- Kenali Tanda Bayi Kenyang: Selain mengetahui tanda bayi lapar, penting juga untuk mengenali kapan bayi sudah cukup makan, seperti melepas puting atau botol sendiri.
Mengenali tanda-tanda bayi lapar sangat penting agar orang tua dapat memberikan respons yang tepat sebelum bayi menangis karena kelaparan. Isyarat seperti mengisap jari, membuka mulut, atau mencari sumber makanan adalah sinyal awal yang sebaiknya segera diperhatikan.
BACA JUGA:
Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.