YOGYAKARTA – Bayi yang usianya masih dalam hitungan bulan memang sering terlihat menjulurkan lidah Kondisi itu sebenarnya wajar. Namun, dalam beberapa kasus penuluruan lidah yang dilakukan oleh bayi punya makna yang berbeda-beda. Artikel ini akan menjelaskan kepada orang tua apa saja makna di balik kebiasaan tersebut.
Alasan Bayi Suka Menjulurkan Lidah
Dilansir dari Medical News Today, gerakan juluran lidah pada bayi bisa terjadi karena banyak alasan. Bahkan bisa juga dilakukan tanpa alasan apapun. Namun ada tanda-tanda lain yang dapat mendukung alasan mengapa mereka kerap melakukan hal tersebut.
- Alasan bayi di bawah 6 bulan menjulurkan lidah
Khusus bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan, gerakan juluran lidah bisa terjadi karena reflek alami. Selain itu bisa juga menandakan beberapa hal yakni sebagai berikut.
- Lapar
Alasan juluran lidah yang dilakukan oleh bayi bisa terjadi karena lapar. Saat hal ini terjadi, biasanya bayi akan menunjukan respon lain seperti melirik atau menoleh ke arah lain, membuka mulut, atau menangis.
- Perbedaan Genetik
Kondisi lain yang mendasari bayi menjulurkan lidah adalah karena bawaan genetik. Alasan ini tentu berbeda dengan bayi menjulurkan lidah karena reflek alami. Biasanya kebiasaan itu terjadi pada bayi yang punya kondisi sindrom Down dan sindrom Beckwith-Wiedemann. Namun pada bayi dengan kondisi tertentu akan disertai dengan gejala-gejala lainnya. Meski demikian disebutkan bahwa gejala ini sangat kecil kaitannya dengan kondisi yang disebutkan.
- Alasan bayi di atas 6 bulan menjulurkan lidah
Saat usia menginjak 6 bulan ke atas, bayi akan mulai mengembangkan keterampilan komunikasi. Bahkan kemampuan komunikasi ini termasuk perkembangan bayi 3 bulan. Artinya kebiasaan tersebut tidak lagi dihitung sebagai reflek alami. Berikut ini beberapa alasan yang mendasari juluran lidah mereka.
- Meniru Orang Lain
Bayi adalah peniru yang ulung. Mereka akan meniru gerakan pengasuhnya sebagai bagian dari komunikasi mereka. Kondisi ini semakin kuat saat usia 8 bulan.
- Untuk Mendapatkan Atensi
Di usia 6 bulan ke atas, bayi akan mulai mengembangkan komunikasi mereka dengan orang sekitar. Komunikasi itu dilakukan untuk mendapat atensi, entah dari orang tua atau pengasuhnya. Komunikasi yang dilakukan bisa berupa gerakan lidah.
Jika orang tua menanggapi juluran lidahnya dengan tertawa, maka sang bayi tentu akan melakukannya lebih sering.
- Rasa Lapar
Upaya bayi untuk mendapatkan makanan tidak hanya dengan cara menangis, namun menjulurkan lidah. Cara ini merupakan bagian dari pola komunikasi mereka.
- Menjulurkan Lidah Setelah Menyusui
Juluran lidah yang dilakukan bayi juga bisa terjadi setelah mereka menyusu. Saat itu terjadi ada beberapa makna yang bisa dipertimbangkan yakni sebagai berikut.
- Menandakan rasa kenyang
- Menandakan rasa lapar
- Menandakan rasa tidak suka terhadap makanan
Itulah beberapa alasan bayi suka menjulurkan lidah. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.