Bagikan:

YOGYAKARTA – Kenapa bayi susah tidur di malam hari? Selain mengetahui penyebab, orang tua juga perlu mengetahui cara mengatasinya, agar si kecil bisa tertidur dalam waktu yang lama.

Seperti yang kita tahu, siklus atau pola tidur bayi tidak sama dengan orang dewasa. Bayi yang baru lahir umumnya akan tidur sekitar 16-17 jam dalam sehari dan hanya terbangun selama 1-2 jam. Saat memasuki usia 3-4 bulan, si kecil dapat tidur setidaknya 5 jam berturut-turut.

Akan tetapi, perlu dipahami bahwa durasi tidur ini tidak selalu sama pada setiap bayi. Sebagian bayi bisa tidur dalam waktu yang lama, sebagiannya lagi susah tidur atau tidur dengan durasi singkat.

Pada bayi yang susah tidur, hal ini tentu membuat orang tua kelelahan lantaran harus terjaga sepanjang malam.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui penyebab bayi susah tidur di malam hari dan cara mengatasinya agar orang tua juga bisa beristirahat dengan tenang.

Kenapa Bayi Susah Tidur?

Dikutip dari Healthline, berikut ini adalah beberapa kondisi yang diduga jadi penyebab kenapa bayi susah tidur di malam hari

  1. Bayi Belum Mengenal Siang dan Malam

Beberapa bayi ada yang tidur dengan pola yang disebut jadwal siang-malam terbalik. Artinya, bayi tidur nyenyak pada siang hari, tetapi terjaga dan aktif di malam hari. Kondisi ini bisa terasa melelahkan dan membuat frustrasi, namun biasanya hanya bersifat sementara.

  1. Lapar

Rasa lapar adalah alasan paling umum kenapa bayi susah tidur di malam hari. Bayi baru lahir tidak bisa mengonsumsi banyak susu dalam sekali menyusu. Terlebih jika bayi minum ASI, pencernaannya berlangsung cepat sehingga mereka lebih cepat merasa lapar kembali.

Jika bayi menangis di malam hari meskipun baru saja menyusu beberapa jam sebelumnya, cobalah untuk memberikan ASI atau susu formula. Selain lapar, haus juga bisa menjadi penyebab bayi terbangun, sehingga seteguk susu dapat membantu menenangkannya.

  1. Tidak Enak Badan

Ketidaknyamanan pada tubuh juga menjadi salah satu penyebab bayi sulit tidur malam. Beberapa kondisi umum yang sering terjadi antara lain pilek, perut kembung, atau sembelit. Rasa sakit dan tidak nyaman ini membuat bayi terbangun berulang kali.

Jika Anda merasa bayi rewel karena sakit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak. Untuk masalah perut kembung, pijatan lembut pada perut bayi bisa membantu meredakan ketidaknyamanan secara alami.

  1. Bayi Membutuhkan Kehadiran Orang Tua

Kedekatan dengan orang tua sangat penting bagi bayi. Ada kalanya mereka terbangun hanya untuk memastikan keberadaan orang tua atau sekadar ingin merasa aman berada di dekat Anda.

Beberapa orang tua memilih tidur di ruangan yang sama dengan bayi agar si kecil merasa tenang. Namun, para ahli kesehatan merekomendasikan berbagi ruangan tetapi tidak berbagi tempat tidur, untuk menjaga keselamatan bayi selama tidur.

  1. Terlalu Banyak Stimulasi

Stimulasi berlebihan juga bisa menjadi penyebab bayi sulit tidur malam. Bayi sangat sensitif terhadap rangsangan, baik dari makanan, lingkungan, maupun aktivitas sehari-hari.

Misalnya, kafein yang dikonsumsi ibu menyusui bisa terbawa melalui ASI. Selain itu, terlalu banyak perhatian dari tamu atau aktivitas bermain yang ramai di siang hari juga dapat membuat bayi sulit beristirahat. Oleh karena itu, cobalah menciptakan suasana yang tenang sebelum waktu tidur.

Bagaimana Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur?

Dikutip dari laman Nationwide Childern’s, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi bayi yang susah tidur:

  1. Kenali Tanda-Tanda Bayi Mengantuk

Setiap bayi memiliki cara berbeda saat merasa lelah. Ada yang rewel atau menangis, sementara yang lain menggosok mata, menatap kosong, atau menarik telinga. Dengan mengenali tanda-tanda ini, orang tua bisa menidurkan bayi lebih cepat sehingga ia lebih mudah terlelap.

  1. Buat Jadwal Tidur Harian

Konsistensi adalah kunci tidur nyenyak. Bayi yang memiliki jam tidur dan bangun teratur akan lebih mudah menyesuaikan diri. Mengurangi tidur siang justru bisa membuat bayi terlalu lelah dan tidur malam menjadi lebih sulit.

  1. Bangun Rutinitas Tidur Malam

Rutinitas sederhana seperti mandi air hangat atau membacakan dongeng sebelum tidur dapat membantu bayi merasa tenang. Pastikan aktivitas terakhir dilakukan di kamar tidur agar bayi terbiasa. Setelah usia 6 bulan, hindari menyusu sebagai bagian dari rutinitas tidur.

  1. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman

Bayi tidur lebih nyenyak di ruangan yang gelap, sejuk, dan tenang. Pastikan pencahayaan kamar konsisten dari awal tidur hingga pagi. Lingkungan tidur yang kondusif akan membuat bayi lebih mudah terlelap.

  1. Tidurkan Bayi Saat Mengantuk Tapi Masih Terjaga

Biasakan menidurkan bayi dalam kondisi mengantuk tetapi belum tidur. Cara ini membantu bayi belajar tidur sendiri dan bisa kembali tidur saat terbangun di malam hari tanpa harus selalu digendong.

Demikian informasi tentang kenapa bayi susah tidur. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.