JAKARTA - Percaya diri bukan tentang tubuh sempurna. Ia lahir dari rasa kuat yang datang dari dalam, juga dari tubuh yang sehat, pikiran yang tenang, dan hati yang tahu nilai dirinya.
Femmy Fyber lewat kompetisi online bertajuk Ready, Set, Slay, ajang yang mengajak perempuan Indonesia menunjukkan versi terbaik dari kepercayaan diri mereka, sehat dari dalam, memancar ke luar. Antusiasme tinggi datang dari seluruh penjuru Indonesia. Lebih dari 800 peserta berpartisipasi lewat unggahan TikTok dan Instagram Reels, menampilkan gaya runway khas mereka yang slay, berani, ekspresif, dan autentik.
Menurut Fanny Kurniati, President Director PT. Bintang Toedjoe, slay bukan sekadar gaya atau pose di depan kamera. Bagi Femmy Fyber, slay adalah akronim dari Self-love, Learning, Attitude, dan You must be confident.
“Kami ingin perempuan memaknai cantik bukan cuma dari satu bentuk tubuh, tapi dari keberagaman dan tubuh yang sehat. Percaya diri itu lahir dari dalam, dari tubuh yang kuat dan pencernaan yang sehat,” jelas Fanny.
Mengubah Cara Pandang: Every Body Slay
Kompetisi ini merupakan bagian dari kampanye Every Body Slay, sebuah gerakan yang menantang standar kecantikan sempit yang sering memicu tren diet ekstrem.
Kampanye ini menegaskan bahwa setiap tubuh berbeda-beda dan justru di sanalah letak keindahannya. Dengan perspektif ini, cantik dan percaya diri tidak lagi diukur dari bentuk tubuh, tapi dari kesehatan dan keseimbangan tubuh itu sendiri.
Untuk tampil percaya diri, tubuh perlu dirawat dari dalam. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhan serat harian. Namun, di tengah kesibukan dan pola makan cepat, asupan serat sering kali kurang.
Pihaknya hadir sebagai suplemen praktis yang membantu melengkapi kebutuhan serat harian sebagai bagian dari pola makan sehat. Dalam setiap kemasannya, mengandung psyllium husk, ekstrak buah dan sayur kaya serat, serta pemanis alami stevia, yang membantu menjaga kesehatan pencernaan agar tubuh tetap kuat dan segar dari dalam.
“Melalui Ready, Set, Slay, kami ingin menginspirasi perempuan Indonesia untuk terus berdaya, kreatif, dan percaya diri menampilkan versi terbaik dirinya. Karena pesona sejati dimulai dari dalam,” jelas Fanny.
BACA JUGA:
Ready, Set, Slay bukan sekadar kampanye, tetapi juga panggilan bagi setiap perempuan untuk berhenti membandingkan diri dan mulai merayakan keberadaannya. Bahwa cantik tidak harus sama, dan percaya diri bukan hasil dari penampilan luar, melainkan keseimbangan antara tubuh yang sehat dan jiwa yang bahagia.
“Karena pada akhirnya, every body deserves to slay, dengan caranya sendiri,” pungkas Fanny Kurniati.