Bagikan:

YOGYAKARTA - Apakah Anda pernah bermimpi aneh setelah mengonsumsi makanan berat atau pedas sebelum tidur? Ternyata, hal itu mungkin bukan kebetulan belaka. Beberapa penelitian dan pakar menyebutkan bahwa jenis makanan dapat ikut “mengganggu” siklus tidur REM (tahap awal terjadinya mimpi), sehingga mimpi bisa terasa lebih intens atau emosional. Makanan apa saja yang bisa memengaruhi mimpi Anda?

Terdapat tiga jenis makanan yang mungkin berperan memengaruhi mimpi. Pertama adalah susu dan produk olahan susu, yang mana dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan saat tidur. Gangguan pencernaan ini berpotensi memicu Anda terbangun dan membuat mimpi lebih mudah diingat atau terasa aneh.

Kedua, makanan pedas dapat menaikkan suhu inti tubuh. Ini juga termasuk jenis makanan yang mungkin membuat mimpi dalam tidur Anda tak indah. Menurut pakar, makan makanan pedas berpotensi menurunkan kualitas tidur dan memperkuat intensitas mimpi.

makanan yang memicu mimpi buruk
Ilustrasi makanan yang memicu mimpi buruk (Freepik)

Ketiga, makanan dengan gula tinggi atau karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan atau penurunan kadar gula darah. Dalam kondisi ini, dapat memicu respons stres seperti pelepasan kortisol yang mengganggu pola tidur dan memperkuat mimpi emosional. Fluktuasi gula darah, dapat memicu saraf simpatik aktif. Inilah yang dapat mengganggu tidur dan memengaruhi mimpi Anda.

Tips agar mimpi lebih nyaman dan tidak terlalu intens

Mimpi yang terlalu intens, membuat saat bangun tidur Anda masih dibayangi aspek emosional. Ini juga bisa mengganggu mood Anda seharian. Maka, supaya mimpi tidak terlalu intens atau tidak mimpi buruk, Anda bisa melakukan tips berikut:

  1. Pastikan santapan malam Anda cukup ringan agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras saat tidur.
  2. Hindari makanan berat atau tinggi gula menjelang jam tidur agar gula darah stabil.
  3. Makanan seperti biji-bijian, kacang, atau sayuran hijau dapat membantu tidur lebih pulas. Tetapi untuk susu dan olahannya, perlu diidentifikasi lebih lanjut pada kondisi personal masing-masing terutama bagi Anda yang memiliki pencernaan sensitif. Meski efek terhadap mimpi belum pasti, tetapi penting menjaga pencernaan bekerja dengan baik terutama saat istirahat.
  4. Faktor lain seperti stres, cahaya kamar, kebiasaan tidur, dan pola pikir sebelum tidur perlu dikondisikan sebelum tidur. Sebab faktor tersebut berpengaruh besar terhadap mimpi dan kualitas tidur.

Kesimpulannya, memang ada bukti bahwa jenis makanan dan waktu makan Anda bisa memengaruhi mimpi. Meskipun penelitian berjudul Foods and Substances Influencing (Lucid) Dreams yang dipublikasikan dalam International Journal of Dream Research pada Oktober 2022 ini masih perlu diteliti dengan variabel lebih luas, jika Anda sering terbangun dari mimpi kuat atau mimpi buruk, meninjau apa yang Anda makan sebelum tidur bisa jadi langkah sederhana yang berguna. Namun, jangan lupakan faktor lain seperti stres, rutinitas tidur, dan kondisi kesehatan secara menyeluruh.