YOGYAKARTA - Setelah Anda bekerja seharian, tentunya Anda ingin cepat terlelap agar tubuh kembali fit keesokan harinya. Berbicara tentang tidur, dikutip dari National Sleep Foundation, setidaknya orang dewasa membutuhkan tidur selama 7–9 jam setiap malamnya. Meskipun demikian, tidur selama enam jam juga masih diperbolehkan, tetapi tidak direkomendasikan oleh para ahli. Selain masalah jam tidur, ada juga masalah lainnya yang sering dialami oleh orang banyak. Contohnya, selalu merasa mengantuk meski sudah cukup tidur di malam harinya. Apa alasannya? Berikut ini adalah penyebab sering mengantuk padahal tidur cukup.
Penyebab Sering Mengantuk Padahal Tidur Cukup
Konsumsi alkohol
Konsumsi minuman beralkohol sebelum tidur dapat membuat seseorang sering mengantuk di siang hari. Apa alasannya? Alkohol ini akan mempersulit Anda untuk mencapai fase tidur yang nyenyak. Selain itu, alkohol juga dapat mengacaukan siklus tidur seseorang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism, jika mengonsumsi minuman beralkohol beberapa jam sebelum tidur berisiko menyebabkan tidur seseorang jadi tidak teratur. Kebiasaan ini, bahkan dapat berdampak pada kualitas tidur. Tentu akan percuma tidur cukup, jika tidak berkualitas.
Sindrom kelelahan kronis
Sindrom ini menjadi kondisi yang akan membuat seseorang merasa lelah, lemas, lesu, dan mengantuk. Gejala dari sindrom kelelahan kronis tidak hanya itu saja, ia juga membuat pengidapnya mengalami nyeri otot dan sulit melakukan konsentrasi setidaknya selama enam bulan.
Meski penyebab dari sindrom ini belum diketahui secara pasti, namun ada dugaan bahwa sleep apnea dapat menjadi pemicunya. Sindrom kelelahan kronis ini sangat mengganggu aktivitas seseorang setiap harinya.
Depresi
Penyebab sering mengantuk meski sudah cukup tidur dapat dikarenakan salah satu masalah mental ini. Orang yang mengalami depresi akan merasa kurang berenergi, kehilangan gairah hidup, kehilangan minat, dan ketertarikan dalam menjalani aktivitas sebelumnya, merasa cemas, bahkan muncul keinginan untuk bunuh diri.
Narkolepsi
Narkolepsi sendiri adalah kondisi yang mengakibatkan seseorang tertidur di mana saja, dan kapan saja secara tidak terkendali. Umumnya, terjadi meskipun mereka sudah mendapatkan tidur yang cukup.
Orang yang mengidap narkolepsi akan merasa dirinya baik-baik saja setelah tidur selama 10–15 menit. Namun, selanjutnya akan terbangun sebentar, dan kembali tertidur. Narkolepsi adalah penyakit berkepanjangan yang tak dapat diobati. Tapi, seseorang yang terkena penyakit ini bisa memberikan treatment terbait dengan tepat dan menerapkan gaya hidup sehat. Langkah ini dipercaya dapat mengendalikan gangguan narkolepsi.
Sleep Apnea
Sleep apnea adalah kondisi saat napas terhenti sementara ketika tidur. Dalam dunia medis, hal ini dikarenakan adanya penyumbatan di saluran pernapasan, istilahnya obstructive sleep apnea (OSA). Penyumbatan yang terjadi di jalur pernapasan ini dapat membuat seseorang terbangun ketika tidur secara tiba-tiba. Alhasil, kualitas tidur pun akan berkurang, membuat pengidapnya tak bertenaga, dan kurang produktif pada hari selanjutnya.
BACA JUGA:
Demikianlah ulasan mengenai penyebab sering mengantuk padahal tidur cukup. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendap bahaya mandi air garam atkan informasi menarik lainnya.