JAKARTA - Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh yang tinggi. Penyakit ini terjadi karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup, untuk membantu mengatur kadar gula darah.
Penyakit ini tak hanya mempengaruhi kadar gula darah, tetapi juga bisa menyerang organ tubuh lain jika tidak dirawat dengan benar. Salah satu organ yang dapat diserang adalah mata.
Perlu diketahui bahwa kesehatan mata juga sangat berkaitan dengan kondisi fisik seseorang dan penyakit yang mungkin saja diderita. Diabetes sangat berpengaruh pada kesehatan mata, sehingga harus sangat diperhatikan.
“Mata itu memang berkaitan dengan berbagai kondisi fisik yang lain. Orang diabetes sangat berkaitan dengan mata,” Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama RS Mata JEC Menteng, di kawasan Senayan, Jakarta, pada Jumat, 25 April 2025.
Kadar gula darah yang terus tinggi pada penderita diabetes dan tidak distabilkan, maka dapat menyebabkan kebutaan pada mata. Jika hal ini terus berlanjut, kerusakan pada mata bisa menjadi permanen.
“Bisa menyebabkan kebutaan. Itu yang sering orang abaikan. Dia tahu gula darahnya tinggi, tapi tidak merasakan apa-apa cuek saja. Padahal sedikit demi sedikit itu bisa menyebabkan kerusakan mata permanen,” jelasnya.
Dikutip dari Mayo Clinic, pada Rabu, 30 April 2025, salah satu gangguan mata yang dapat terjadi pada penderita diabetes adalah retinopati diabetik. Kondisi ini terjadi karena gula darah tinggi merusak pembuluh darah di retina.
BACA JUGA:
Hal tersebut menyebabkan pembuluh darah baru yang lemah dan mudah bocor, serta pembengkakan retina. Gangguan yang bisa terjadi adalah penglihatan kabur, floaters, hingga kebutaan yang tidak bisa diobati.
Oleh karena itu, penting untuk penderita diabetes menjaga kadar gula darah agar tetap terkontrol dengan baik. Lakukan pemeriksaan secara teratur, dan mengikuti pengobatan yang direkomendasikan dokter untuk mencegah atau memperlambat perkembangan penyakit mata akibat diabetes.